Jawa Pos Radar Madiun - Pesawat Ethiopian Airlines yang terbang dari Addis Ababa, Ethiopia, menuju Tel Aviv, Israel, dipaksa putar balik.
Itu setelah otoritas Israel mengetahui salah satu pilot pesawat jenis kargo tersebut merupakan WNI.
Israel menolak pilot WNI tersebut karena tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia.
Baca Juga: Daftar Negara Anggota BRICS dan Keuntungan bagi Indonesia Gabung Organisasi Ini
Insiden ini terjadi kurang dari dua pekan setelah serangan di dalam penerbangan Flydubai dari Dubai ke Tel Aviv.
Awalnya, pesawat lepas landas dari Addis Ababa menuju Bandara Ben Gurion di Israel.
Namun, daftar awak penerbangan baru dikirim ke otoritas Israel untuk diperiksa setelah terbang.
Baca Juga: Sejarah Baru! OpenAI Pecahkan Misteri Matematika Berusia 90 Tahun, Butuh Waktu 88 Jam
Setelah identitas pilot diketahui, otoritas Israel memerintahkan pesawat tidak melanjutkan penerbangan ke Israel.
Pesawat kemudian balik ke Addis Ababa. Kemudian, pilot asal Indonesia tersebut digantikan pilot lain yang memenuhi persyaratan untuk terbang ke Israel.
Setelah itu, pesawat kembali terbang dari Addis Ababa menuju Israel.
Pihak Ethiopian Airlines menyatakan insiden tersebut terjadi akibat kekeliruan dan pihak maskapai tidak mengetahui pilot itu tidak diizinkan terbang ke Israel.
(isd)
Editor : Wawan Isdarwanto