SURABAYA, Jawa Pos Radar Madiun – Kemacetan mengular terjadi di sepanjang Jalan Wiyung menuju Menganti pada Senin (26/6) malam. Kali ini kemacetan bukan dipicu karena ada perbaikan jalan atau kecelakaan lalu lintas. Tapi, karena dua ekor sapi hewan kurban yang lepas.
Salah seorang pengendara Indri Rozalia mengatakan, dua sapi itu awalnya berdiri di tepi jalan. Namun tak lama kemudian berjalan hingga tengah dan kembali lagi di tepi jalan.
”Lumayan macet tadi. Dari dekat RS Wijaya Wiyung sampai jembatan pertama Wiyung,” terang Indri.
Aksi sapi yang lepas itu menyedot banyak perhatian pengguna jalan sekitar hingga pedagang makanan yang tak jauh dari lokasi. Ainul, misalnya. Dia menuturkan, awalnya, sapi hendak diikat tapi justru kabur.
”Ya orang-orang pada kabur,” ucap Ainul lalu tertawa.
Sebelumnya, jelang momen Idul Adha, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya mulai menyuntikkan vaksin Lumpy Skin Disease (LSD) terhadap hewan ternak. Vaksinasi dilakukan terhadap hewan ternak sapi untuk mengantisipasi penularan virus LSD.
Kepala Bidang Peternakan DKPP Kota Surabaya Sunarno Aristono menyampaikan, vaksin LSD di Kota Pahlawan mulai dilakukan pada Rabu (7/6). Vaksinasi LSD itu dilakukan secara bertahap terhadap hewan ternak.
”Pelaksanaan hari pertama lokasinya ada di peternak wilayah Rungkut. Ada sekitar 48 ekor sapi yang divaksin waktu itu,” kata Sunarno.
Editor : Budhi Prasetya