Jawa Pos Radar Madiun - Mengawali pekan ini, masyarakat di wilayah Jawa Timur diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Juanda resmi mengeluarkan peringatan dini cuaca yang berlaku pada hari ini, Senin (30/3/2026).
Baca Juga: Batas Lapor SPT Diperpanjang! Bebas Denda hingga 30 April 2026, Ini Aturan Lengkapnya
BMKG menetapkan status "Waspada" yang mendominasi kondisi cuaca di Jawa Timur.
Status ini mengindikasikan adanya peningkatan aktivitas awan hujan yang signifikan dan berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sepanjang hari.
Berdasarkan rilis resmi tersebut, potensi hujan lebat diprediksi akan mengguyur sejumlah titik, termasuk kawasan Madiun Raya dan sekitarnya.
Baca Juga: Prediksi Final FIFA Series 2026 Indonesia vs Bulgaria: Ujian Berat John Herdman Lawan Mantan!
Berikut adalah rincian pembagian wilayah terdampak:
-
Potensi Hujan Sedang-Lebat: Meliputi Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Ponorogo, Magetan, Ngawi, Pacitan, Kediri (Kota dan Kabupaten), Blitar, Bojonegoro, Jombang, Malang, dan Mojokerto.
-
Potensi Hujan Disertai Petir: Menyoroti wilayah pesisir dan Pulau Madura, meliputi Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Gresik, Lamongan, dan Tuban.
BMKG menegaskan bahwa meski terdapat potensi hujan lebat dan petir, saat ini tidak ada wilayah di Jawa Timur yang masuk dalam kategori "Siaga" maupun "Awas" (indikator untuk hujan ekstrem). Potensi angin kencang secara spesifik juga nihil dalam laporan hari ini.
Baca Juga: 7 Rekomendasi HP Flagship Killer 5 Jutaan (2026): Spek Dewa, Performa Rata Kanan!
Kendati demikian, cuaca ini berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, terutama bagi mereka yang banyak berkegiatan di luar ruangan atau sedang melakukan perjalanan arus balik Lebaran.
Masyarakat diminta untuk terus memantau perubahan cuaca lokal yang bisa terjadi dalam durasi sangat singkat. (*)
*Sayiddil Akbar Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura