TUBAN – Distribusi LPG di wilayah Tuban dipastikan berjalan lancar.
Kepastian itu disampaikan setelah peninjauan langsung oleh Kementerian ESDM bersama Pertamina Patra Niaga.
Peninjauan dilakukan Sabtu (11/4) dengan melibatkan Dirjen Migas, Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga, serta jajaran manajemen regional Jatimbalinus.
Kegiatan diawali di SPBE PT Purbaya Bagelen Mandiri, Kecamatan Widang.
Tim melakukan pengecekan sarana dan prasarana untuk memastikan operasional berjalan optimal.
Selanjutnya, rombongan meninjau sejumlah pangkalan LPG di wilayah Kebonsari. Di antaranya Pangkalan Dwi Nuriana Mujiroh dan Pangkalan Sukadir.
Dirjen Migas ESDM Laode Sulaeman mengatakan hasil pengecekan menunjukkan pasokan LPG dalam kondisi aman.
“Di SPBE kami temukan semuanya lancar dan pasokan aman,” ujarnya.
Ia mengakui sempat terjadi antrean pada awal pekan. Namun, kondisi tersebut kini telah kembali normal.
“Sempat ada antrean, tapi sekarang sudah aman dan semua terlayani dengan baik,” jelasnya.
Laode juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan.
“Kami harapkan masyarakat tidak panic buying, karena stok tersedia,” tegasnya.
Senada, Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto memastikan distribusi LPG terus dipantau secara ketat.
“Kami melakukan pengecekan langsung. Kondisi saat ini normal dan tidak ada antrean,” katanya.
Pertamina juga menjamin ketersediaan LPG 3 kilogram di seluruh wilayah Jatimbalinus tetap terjaga.
“Kami imbau masyarakat membeli sesuai kebutuhan,” pungkasnya. (*)
Editor : Hengky Ristanto