Tingkatkan Keandalan Transmisi, Tim PDKB PLN UPT Madiun Inspeksi SUTT

Elin Restiyani • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 11:02 WIB
PLN UPT Madiun mengerahkan tim PDKB untuk melakukan assessment jaringan transmisi SUTT 70 kV Blitar Baru-Tulungagung menggunakan drone guna menjaga keandalan pasokan listrik.
PLN UPT Madiun mengerahkan tim PDKB untuk melakukan assessment jaringan transmisi SUTT 70 kV Blitar Baru-Tulungagung menggunakan drone guna menjaga keandalan pasokan listrik

Jawa Pos Radar Madiun - PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Madiun terus berupaya menjaga keandalan pasokan energi listrik bagi masyarakat luas.

Salah satu langkah konkret tersebut diwujudkan melalui kegiatan assessment atau pemeriksaan kondisi jaringan kelistrikan.

Pemeriksaan ini difokuskan pada jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 70 kV Blitar Baru–Tulungagung.

Menariknya, pemantauan jaringan bertegangan tinggi ini tidak dilakukan secara manual.

Tim memanfaatkan kecanggihan teknologi drone untuk mendokumentasikan bagian-bagian jaringan transmisi langsung dari udara.

Kegiatan inspeksi modern ini dilaksanakan langsung oleh tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PLN UPT Madiun.

Sebanyak enam personel ahli PDKB beserta pengawas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dikerahkan secara khusus ke lokasi.

Baca Juga: Jangan Asal Celup dan Aduk, Tea Master Indonesia Bagikan Cara Menyeduh Teh agar Rasa dan Aromanya Nikmat

Evaluasi dan Tindak Lanjut Pemeliharaan

Rangkaian kegiatan assessment melalui jalur udara ini berlangsung selama tiga hari berturut-turut.

Pelaksanaannya sendiri telah sukses dirampungkan pada rentang waktu 21 hingga 23 Juli 2026 lalu.

Tujuan utama dari penerbangan drone ini adalah untuk memperoleh data visual kondisi instalasi transmisi secara lebih presisi.

Data visual yang berhasil direkam tersebut kemudian akan menjadi bahan evaluasi penting bagi manajemen PLN.

Nantinya, temuan udara tersebut digunakan untuk menentukan langkah tindak lanjut pemeliharaan preventif secara lebih tepat sasaran.

Langkah pencegahan yang terukur ini sangat vital guna mendukung keandalan operasional penyaluran tenaga listrik.

Baca Juga: Mulai 2029, Australia Wajibkan Fitur Lane Keep Assist dan Sensor Pesepeda untuk Seluruh Mobil Baru

Prosedur Keselamatan Ketat

Meskipun sudah memanfaatkan teknologi jarak jauh, seluruh tahapan pekerjaan di lapangan tetap diwajibkan mematuhi prosedur kerja.

Tim selalu mengedepankan ketentuan K3 yang ketat demi meminimalisasi risiko kecelakaan kerja nol persen (zero accident).

Penerapan standar keamanan ini sudah dimulai sejak tahap persiapan dan taklimat awal.

Petugas juga melakukan identifikasi potensi bahaya di lingkungan sekitar sebelum menerbangkan pesawat nirawak tersebut.

Setelah parameter keamanan terpenuhi, tim baru memulai proses penerbangan drone dan pengambilan data visual.

Tahapan akhir ditutup dengan evaluasi hasil assessment setelah perangkat berhasil mendarat dan data rampung diunduh.

Pendekatan canggih ini terbukti sangat efektif dan efisien dalam memantau kondisi infrastruktur kelistrikan negara. (*)

Editor : Mizan Ahsani
listrik blitar madiun pln