Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Dukung Dunia Pendidikan, Yamaha Resmikan Kelas Khusus di SMK Kusuma Negara Kertosono

Mizan Ahsani • Kamis, 9 Mei 2024 | 15:16 WIB
BERI DUKUNGAN: PT YIMM membuka kelas khusus di SMK Negara Kertosono. (YIMM MADIUN-KEDIRI)
BERI DUKUNGAN: PT YIMM membuka kelas khusus di SMK Negara Kertosono. (YIMM MADIUN-KEDIRI)

NGANJUK, Jawa Pos Radar Madiun - PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) berkomitmen memajukan pendidikan vokasi khususnya sekolah menengah kejuruan (SMK).

Program ini terus aktif dan konsisten dilakukan YIMM lewat program SMK Binaan Yamaha.

Sudah ada lebih dari 3.500 lulusan SMK yang mendapatkan pelatihan teknologi otomotif Yamaha melalui program ini.

Tentunya, ini menjadi bukti kontribusi Yamaha kepada masyarakat Indonesia.

Kesuksesan program ini menjadi dasar dibukanya Kelas Khusus Yamaha (KKY) di 54 SMK di Indonesia.

Lewat kelas khusus ini, siswa dibekali kompetensi keahlian Teknik Bisnis Sepeda Motor.

Selasa (7/5) lalu, Yamaha meresmikan Kelas Khusus Yamaha di SMK Kusuma Negara Kertosono, Nganjuk.

Dengan ini SMK tersebut sudah menggunakan kurikulum yang tersinkronisasi dengan Yamaha.

Dalam program ini, Yamaha memberikan kurikulum, sarana dan prasana teknologi otomotif untuk diajarkan ke siswa-siswi yang masuk kelas khusus.

Kedepannya, yang diharapkan Yamaha yakni terjadi link and match antara kurikulum dengan kebutuhan di industri nyata.

Peresmian Kelas Khusus Yamaha di SMK Kusuma Negara Kertosono ini turut dihadiri Kepala Dindik Jawa Timur yang diwakili oleh Dr Aries Agung Paewai.

Juga hadir PJ Bupati Nganjuk yang diwakili Sri Handoko Taruna dan Kepala Cabdindik wilayah Nganjuk yang diwakili oleh dra Evi Dwi Widajanti.

Selain mereka, mantan bupati Nganjuk Dr Marhaen Djumadi turut hadir.

Hadir pula perwakilan sekolah mitra Yamaha se-DDS Madiun Kediri, perwakilan dealer Yamaha se-Nganjuk, kepala SMA-SMK se-Nganjuk serta mitra Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) lainnya.

SIMBOLIS: Peresmian kelas khusus PT YIMM di SMK Negara Kertosono. (YIMM MADIUN-KEDIRI)
SIMBOLIS: Peresmian kelas khusus PT YIMM di SMK Negara Kertosono. (YIMM MADIUN-KEDIRI)

Manager Education PT YIMM Hendra menjelaskan, program SMK Binaan Yamaha ini bagian dari corporate social responsibility (CSR) yang sudah dilaksanakan sejak 2003.

Tujuannya menyiapkan siswa dan siswi SMK yang siap terjun di dunia kerja dan kewirausahaan.

"Melalui standarisasi ajar teknik sepeda motor sesuai dengan kurikulum Yamaha Technical Academy," ujar Hendra.

Hal ini selaras dengan perkembangan industri sepeda motor saat ini dan mengacu Standard Kompetensi Kerja Nasional Indonesia yang saat ini sedang disusun.

Sehingga mampu mengurangi kesenjangan dunia pendidikan dan dunia industri.

Kepala SMK Kusuma Negara Kertosono Prof Sumarji menanggapi dengan positif kerja sama ini.

Dia menilai, Kelas Khusus Yamaha bisa menghasilkan lulusan dengan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan berdaya saing.

Tentu, bukan hanya lulusan yang siap kerja saja, namun juga berkualitas.

"Program ini membentuk siswa memiliki kompetensi di bidangnya," sebutnya.

"Tentunya berprestasi akademik dan menjadi siswa dengan pendidikan karakter sesuai dengan tuntutan dunia usaha dunia industri (DUDI)," imbuh Sumarji.

Di wilayah Jawa Timur, khususnya wilayah kerja DDS Madiun Kediri, Yamaha telah bekerjasama dengan 17 SMK binaan dan hingga saat ini mempunyai 4 SMK Kelas Khusus Yamaha.

Mulai SMK Pemkab Ponorogo, SMK Kertanegara Kediri, SMKN 1 Kebonsari Madiun, dan SMK Kusuma Negara Kertosono.

Dengan program SMK Binaan Yamaha, diharapkan para lulusan bisa bersaing di dunia kerja, selaras dengan Inpres 9/2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan. (fac/naz/*)

Editor : Mizan Ahsani
#kertosono #SMK #nganjuk #madiun #kelas khusus #kediri #yamaha