TRENGGALEK, Jawa Pos Radar Madiun - Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ponorogo semakin memperkuat komitmennya memberi layanan keimigrasian yang mudah diakses masyarakat.
Hal ini ditandai dengan kehadiran layanan keimigrasian di Mal Pelayanan Publik (MPP) Trenggalek yang diresmikan pada Selasa (20/8) oleh MenPAN RB Abdullah Azwar Anas.
Dalam peresmian yang menjadi bagian dari rangkaian Trenggalek Innovation Festival 2024, MenPAN RB Abdullah Azwar Anas menekankan pentingnya birokrasi yang inovatif.
Selain itu, juga berdampak langsung bagi masyarakat.
"MPP Trenggalek wujud nyata upaya kita menciptakan birokrasi yang benar-benar berkontribusi. Semoga kehadiran MPP ini membawa berkah bagi seluruh warga Trenggalek," ujar Azwar Anas.
Peresmian MPP Trenggalek juga dihadiri oleh Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono, dan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin.
Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Jawa Timur Herdaus turut hadir mendampingi Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ponorogo Robertus Ferdian Augus Sidharta.
Herdaus memberikan apresiasi kepada Kantor Imigrasi Ponorogo yang telah berinovasi dengan menghadirkan layanan keimigrasian di Trenggalek.
"Kehadiran layanan Imigrasi Ponorogo di MPP Trenggalek ini sangat memudahkan masyarakat, terutama dalam proses permohonan pembuatan paspor," ungkapnya.
Robertus Ferdian menambahkan bahwa Kantor Imigrasi Ponorogo akan berkomitmen penuh dalam memberikan pelayanan publik yang maksimal.
"Kami siap memenuhi kebutuhan masyarakat Trenggalek terkait permohonan paspor. Layanan keimigrasian akan tersedia setiap hari kerja, Senin hingga Jumat, di MPP Trenggalek," janjinya.
"Pendaftaran permohonan bisa dilakukan melalui aplikasi M-Paspor dengan kuota 20 permohonan per hari," imbuh Robertus Ferdian.
Dengan kehadiran layanan keimigrasian ini, masyarakat Trenggalek kini memiliki akses yang lebih mudah untuk mengurus berbagai keperluan keimigrasian tanpa harus jauh-jauh. (fac/naz/*)
Editor : Mizan Ahsani