Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Pemprov Jatim Kirim 9.825 Botol Vaksin Campak ke Sumenep, Tanggapi Lonjakan Kasus

Mizan Ahsani • Sabtu, 23 Agustus 2025 | 21:10 WIB
Ilustrasi Vaksin Campak
Ilustrasi Vaksin Campak

Jawa Pos Radar Madiun - Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah mengirim 9.825 botol vaksin campak ke Kabupaten Sumenep pada Kamis (21/8/2025).

Bantuan ini diberikan untuk mendukung kegiatan imunisasi massal setelah kasus campak di wilayah tersebut melonjak tajam.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-P2KB) Sumenep, Achmad Syamsuri, pengiriman vaksin dilakukan menyusul permintaan bantuan dari pemerintah kabupaten.

“Kami langsung meminta bantuan ke Pemprov Jatim untuk mencegah penyebaran penyakit lebih luas. Vaksin diperkirakan tiba di Sumenep pada Kamis malam,” ujarnya.

Lonjakan Kasus Campak di Sumenep

Data Dinkes Sumenep mencatat 1.944 kasus campak terjadi sejak Januari hingga 17 Agustus 2025.

Dari jumlah itu, 12 pasien meninggal dunia. Karena lonjakan signifikan ini, pemerintah daerah menetapkan status kejadian luar biasa (KLB).

Lima kecamatan tercatat sebagai wilayah dengan kasus tertinggi, yaitu:

Kalianget: 220 kasus

Rubaru: 146 kasus

Kota Sumenep: 122 kasus

Dasuk: 115 kasus

Baca Juga: KPK Panggil Bupati Pati Sudewo, Diduga Kecipratan Duit Proyek Pembangunan dan Pemeliharaan Jalur Kereta Api

Saronggi: 107 kasus

Fokus Imunisasi di Kecamatan Rawan

Untuk menekan penyebaran, Dinkes Sumenep menaruh perhatian khusus pada lima kecamatan tersebut dengan menggerakkan kader posyandu.

Selain itu, laporan resmi juga telah disampaikan ke Kementerian Kesehatan sebagai langkah koordinasi lanjutan.

“Kami fokus menggerakkan kader posyandu agar kegiatan imunisasi lebih efektif, terutama di kecamatan dengan kasus tinggi,” kata Achmad Syamsuri.

Antisipasi Penyebaran Lebih Luas

Dengan tambahan pasokan vaksin dari Pemprov Jatim, pemerintah daerah berharap imunisasi massal bisa segera dilaksanakan dan kasus campak dapat ditekan.

Langkah cepat ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk melindungi masyarakat Sumenep dari ancaman penyebaran penyakit yang lebih luas.

(*/naz)
Penulis: Indah Fitri Nugraheni/Politeknik Negeri Madiun

Editor : Mizan Ahsani
#vaksin campak #kasus campak #KLB Campak #imunisasi massal #jawa timur #sumenep