Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Antisipasi Titik Lelah Mudik 2026, Polda Jatim Siapkan 29 Rest Area Terpadu!

Mizan Ahsani • Jumat, 6 Maret 2026 | 13:40 WIB

Kombes Pol Iwan Saktiadi
Kombes Pol Iwan Saktiadi
Jawa Pos Radar Madiun - Pergerakan arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Jawa Timur diprediksi akan mengalami lonjakan yang sangat masif. Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim memperkirakan sekitar 7,7 juta jiwa akan melakukan perjalanan mudik melintasi provinsi ini.

Tingginya volume kendaraan yang diprediksi mencapai 251 ribu unit masuk ke wilayah aglomerasi Surabaya Raya membuat pihak kepolisian bergerak cepat. Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim telah menyiapkan sejumlah langkah strategis guna menjamin keamanan dan kenyamanan pemudik.

Salah satu fokus utama pengamanan tahun ini adalah mengantisipasi kelelahan ekstrem pengendara yang kerap menjadi pemicu utama kecelakaan lalu lintas.

Sebaran 29 Titik Rest Area di Jalur Tol

Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Iwan Saktiadi, menjelaskan bahwa pihaknya telah mendistribusikan wewenang pengelolaan puluhan titik istirahat kepada seluruh jajaran Polres di Jatim. Berikut adalah skenario penanganannya:

Fasilitas Tipe A dan B: Sebanyak 29 titik rest area disiagakan di sisi kanan dan kiri di sepanjang ruas tol Jawa Timur.

Kesiagaan Medis Darurat: Setiap titik istirahat diwajibkan memiliki layanan kesehatan darurat yang terintegrasi, seperti puskesmas atau rumah sakit siaga, untuk menangani kondisi medis pemudik secara cepat.

Skenario Buka Tutup: Berkaca pada kepadatan Nataru 2025 di wilayah Pandaan dan Malang, polisi akan tegas memberlakukan sistem buka tutup apabila kapasitas rest area sudah penuh agar tidak memicu kemacetan hingga ke badan jalan tol.

Pemetaan Titik Rawan Laka dan Alat Darurat

Pemetaan titik lelah (fatigue point) dan kawasan rawan kecelakaan tidak hanya difokuskan pada jalur bebas hambatan. Penjagaan dan patroli ekstra juga akan diterapkan secara merata di jalur arteri utama, yang meliputi kawasan Pantura, jalur tengah, hingga jalur selatan Jawa Timur.

Polisi juga menyiagakan peralatan darurat tambahan di titik-titik rawan tersebut. Mengingat pada musim mudik tahun sebelumnya sempat terjadi insiden terbakarnya sebuah minibus di jalur tol, penyiagaan armada pemadam kebakaran kini menjadi salah satu prioritas standar operasional.

Masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik diimbau untuk tidak memaksakan diri. Segera menepi di rest area terdekat jika konsentrasi mulai menurun, karena keselamatan keluarga menanti di kampung halaman. (*)

*Sayiddil Akbar, Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura

Editor : Mizan Ahsani
#medis #2026 #Polda Jatim #siaga #lebaran #rest area #kelelahan #dirlantas polda jatim #dishub #jalur tol #mudik