Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Luasan RTH Kabupaten Madiun Belum Ideal

Hengky Ristanto • Senin, 7 Februari 2022 | 13:55 WIB
MASIH BUTUH: Kondisi RTH Munggut, Wungu. Secara matematis RTH di Kabupaten Madiun belum ideal dibanding total luas wilayah. (R. BAGUS RAHADI/JAWA POS RADAR MADIUN)
MASIH BUTUH: Kondisi RTH Munggut, Wungu. Secara matematis RTH di Kabupaten Madiun belum ideal dibanding total luas wilayah. (R. BAGUS RAHADI/JAWA POS RADAR MADIUN)

SARADAN, Jawa Pos Radar Madiun – Keseimbangan lingkungan di Kabupaten Madiun butuh pembenahan. Semestinya, iklim investasi yang terus digenjot perlu dibarengi peningkatan ruang terbuka hijau (RTH). ‘’Tahun ini tidak ada penambahan RTH baru,’’ kata Kabid Konservasi Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun Arif Mumpuni, Senin (7/2).


Arif menyebutkan, total terdapat 11  RTH di bawah tanggung jawab DLH. Antara lain, Taman Kota Caruban Asti, Alun-Alun Reksogati, Taman Demokrasi, Taman Lalu Lintas, dan lainnya. Dia tidak menampik bahwa jumlah RTH tersebut jauh dari ideal. ‘’Idealnya RTH itu 20-30 persen dari total luas wilayah daerah,’’ ujarnya.


Diketahui, luas Kabupaten Madiun sekitar 1.011 kilometer persegi. Sehingga, dibutuhkan RTH seluas 202 sampai 303 kilometer persegi. Sementara, yang ada saat ini jauh dari luasan tersebut. ‘’RTH di sini (Kabupaten Madiun, Red) masih jauh (dari ideal),’’ ungkapnya.


RTH berfungsi sebagai paru-paru kota, pembersih udara, kelangsungan persediaan air, sampai pelestarian fungsi lingkungan beserta flora dan fauna. Namun, lanjut Arif, jumlah RTH belum akan bertambah tahun ini. ‘’Belum ada anggaran penambahan, yang ada anggaran untuk pemeliharaan rutin,’’ ujarnya.


Secara matematis, minimnya RTH berpotensi mengganggu keseimbangan lingkungan. Arif membenarkannya. Kendati demikian, dia mengklaim jumlah RTH tidak hanya yang ada di bawah wewenang DLH. Cukup banyak RTH yang dikelola pemerintah desa. ‘’Selain itu, 40 persen wilayah Kabupaten Madiun berupa kawasan hutan, jadi (keseimbangan lingkungan, Red) masih baik,’’ klaimnya.


Diketahui, Kabupaten Madiun saat ini tengah berkembang sebagai kawasan industri. Berbagai daya tarik di kabupaten ini membuat investor melirik. Nilai investasi terus meningkat dari tahun ke tahun. Targetnya pun terus ditingkatkan tiga tahun  terakhir. Tahun ini, pemkab setempat pasang target Rp 1 triliun. (den/c1/sat/her)

Editor : Hengky Ristanto
#Kabupaten Madiun #Pemkab Madiun #rth