Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Kelelahan, Tukang Becak di Madiun Meninggal di Bawah Pohon

Hengky Ristanto • Sabtu, 29 Oktober 2022 | 17:27 WIB
TRAGIS: Petugas saat hendak mengevakuasi jenazah Setu yang meninggal di pinggir jalan Dusun Ngagel, Desa/Kecamatan Dolopo, Kamis (27/10). (ISTIMEWA)
TRAGIS: Petugas saat hendak mengevakuasi jenazah Setu yang meninggal di pinggir jalan Dusun Ngagel, Desa/Kecamatan Dolopo, Kamis (27/10). (ISTIMEWA)
MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kamis lalu (27/10) menjadi hari terakhir bagi Setu, 67, menarik becak. Warga Desa Glonggong, Dolopo, itu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di bawah pohon pinggir jalan Dusun Ngagel, Desa/Kecamatan Dolopo.

Saat kali pertama ditemukan warga sekitar pukul 15.00, jasad Setu dalam posisi duduk bersandar ke sebuah pohon di tepi jalan. ‘’Sehari-harinya menarik becak di Kota Madiun,’’ kata Kapolsek Dolopo AKP Agos Ekoyono kemarin (28/10).

Informasi yang dihimpun, sebelum ditemukan dengan kondisi tak bernyawa, Setu diketahui sedang dalam perjalanan pulang dengan menaiki sepeda ontel menuju rumahnya di Desa Glonggong.

Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), diduga karena lelah, Setu kemudian berhenti dan beristirahat di bawah pohon sambil memegang sebotol air minum.

Beberapa saat berselang, sejumlah warga yang mengira Setu tertidur lantas menghampiri dan membangunkannya. Namun, ternyata pria tersebut sudah tidak bernyawa. Warga pun langsung melapor ke Polsek Dolopo.

‘’Dugaan sementara, meninggal karena kelelahan mengayuh sepeda ontel dari Kota Madiun sampai Dolopo,’’ tutur Agos.

Begitu mendapat laporan, sejumlah bergegas menuju lokasi dan melakukan olah TKP. Kemudian, membawa jenazah Setu ke RSUD Dolopo untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hasilnya, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. (mg3/isd) Editor : Hengky Ristanto
#Meninggal #dolopo #RSUD Dolopo #peristiwa #tukang becak