Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Desa Wisata di Madiun Masih Sepi, Sisa Dampak Pandemi

Hengky Ristanto • Selasa, 14 Maret 2023 | 13:21 WIB
MASIH EKSIS: Pemandangan objek wisata Taman Pule di Desa Pule, Sawahan. (R. BAGUS RAHADI/JAWA POS RADAR MADIUN)
MASIH EKSIS: Pemandangan objek wisata Taman Pule di Desa Pule, Sawahan. (R. BAGUS RAHADI/JAWA POS RADAR MADIUN)
MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Puluhan desa wisata di Kabupaten Madiun kian sepi pengunjung. Kondisi itu memaksa pemkab setempat menyiapkan skenario penanganannya. ‘’Kami akan lakukan pendampingan agar pulih kembali,’’ kata Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Anang Sulistijono, Senin (13/3).

Dia menyebutkan, ada 13 desa wisata yang akan diprioritaskan mendapat pendampingan. Yakni, Kresek, Brumbun, Nglambangan, Batok, Durenan, Gunungsari, Segulung, Mendak, Kare, Candimulyo, Singgahan, Tambakmas, dan Kaliabu. ‘’Tahun ini kami targetkan meningkatkan kualitas desa wisata, bukan menambah jumlahnya,’’ ungkap Anang.

Langkah pertama yang akan dilakukan disparpora adalah fasilitasi. Meliputi pengecekan ulang terkait lokasi secara geografis, identitas, akses, serta informasi dan teknologi yang kelak dijadikan satu sistem.

Selain itu, merekomendasikan lewat APBDes dengan memrogramkan bantuan keuangan. ‘’Prioritasnya bagaimana kualitas locus. Daya tarik 57 destinasi wisata yang ada di perbup kami identifikasi,’’ tuturnya

Menurut Anang, ada beberapa faktor yang memengaruhi tingkat kunjungan ke desa wisata. Di antaranya, daya tarik dalam kondisi baik serta akses yang mudah dijangkau. ‘’Kami juga memprioritaskan paket-paket wisata. Ada wilayah Kare Raya, Wungu Raya, dan Dolopo Raya. Bisa daya tarik, kuliner, dan alam atau wisata buatannya,’’ tutup Anang. (mg3/isd) Editor : Hengky Ristanto
#desa wisata madiun #Pemkab Madiun #kampung pesilat #desa wisata #wisata madiun