Dia menyebutkan, ada 13 desa wisata yang akan diprioritaskan mendapat pendampingan. Yakni, Kresek, Brumbun, Nglambangan, Batok, Durenan, Gunungsari, Segulung, Mendak, Kare, Candimulyo, Singgahan, Tambakmas, dan Kaliabu. ‘’Tahun ini kami targetkan meningkatkan kualitas desa wisata, bukan menambah jumlahnya,’’ ungkap Anang.
Langkah pertama yang akan dilakukan disparpora adalah fasilitasi. Meliputi pengecekan ulang terkait lokasi secara geografis, identitas, akses, serta informasi dan teknologi yang kelak dijadikan satu sistem.
Selain itu, merekomendasikan lewat APBDes dengan memrogramkan bantuan keuangan. ‘’Prioritasnya bagaimana kualitas locus. Daya tarik 57 destinasi wisata yang ada di perbup kami identifikasi,’’ tuturnya
Menurut Anang, ada beberapa faktor yang memengaruhi tingkat kunjungan ke desa wisata. Di antaranya, daya tarik dalam kondisi baik serta akses yang mudah dijangkau. ‘’Kami juga memprioritaskan paket-paket wisata. Ada wilayah Kare Raya, Wungu Raya, dan Dolopo Raya. Bisa daya tarik, kuliner, dan alam atau wisata buatannya,’’ tutup Anang. (mg3/isd) Editor : Hengky Ristanto