MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Tingginya jumlah pemilih potensial non KTP elektronik (e-KTP) di Kabupaten Madiun memaksa Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) bekerja ekstra keras. Perekaman masif menyasar 9.206 pemilih pemula itu semakin digencarkan. ‘’Targetnya selesai tahun ini,’’ kata Kepala Dispendukcapil Sigit Budiarto kemarin (21/6).
Saban hari petugas dispendukcapil turun ke desa-desa. Perekaman dilakukan dengan mengusung dua unit alat rekam. Pun, menitipkan sejumlah alat perekaman ke desa untuk dioperasikan petugas registrasi desa (PRD). ‘’Kami juga ada 15 alat perekaman di tiap kecamatan dan dua di MPP (Mal Pelayanan Publik, Red),’’ ungkapnya.
Sigit menambahkan, percepatan perekaman e-KTP bisa semakin mulus jika pengadaan armada perekaman keliling di perubahan anggaran keuangan (PAK) mendatang terealisasi. Armada tersebut bakal dioperasikan saat akhir pekan di pusat keramaian dan sejumlah lokasi publik. ‘’Saat ini rata-rata sehari merekam 300-350 orang,’’ sebutnya. (odi/isd)
Editor : Mizan Ahsani