Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Setelah Jalani Karantina 17 Hari dan Digembleng TNI-Polri, 76 Anggota Paskibraka Dikukuhkan 

Budhi Prasetya • Rabu, 16 Agustus 2023 | 18:30 WIB
CINTA: Paskibraka Kabupaten Madiun mencium bendera Merah-Putih di sela-sela acara pengukuhan di Pendapa Ronggo Djumeno, kemarin (15/8). (LODITYA FERNANDEZ/RADAR CARUBAN)
CINTA: Paskibraka Kabupaten Madiun mencium bendera Merah-Putih di sela-sela acara pengukuhan di Pendapa Ronggo Djumeno, kemarin (15/8). (LODITYA FERNANDEZ/RADAR CARUBAN)

 

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Suasana haru terasa saat 76 pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) dikukuhkan Bupati Madiun Ahmad Dawami, kemarin (15/8). Mereka mencium bendera Merah-Putih sebagai tanda rasa cinta tanah air.

Puluhan anggota paskibraka tersebut bakal bertugas mengibarkan bendera pada upacara Kemerdekaan Ke-78 Indonesia yang berlangsung besok 17 Agustus.

‘’Pengukuhan paskibraka menjadi tahapan yang tidak bisa terlewatkan. Ada ikrar putra Indonesia yang berisi penanaman karakter bagi anak-anak semua. Bagaimana mempunyai negara ini dan harus mencintainya. Bagaimana mempunyai bangsa ini dan harus merasa memilikinya,’’ tutur Kaji Mbing-sapaan akrab-Bupati Madiun Ahmad Dawami.

Menurutnya, 76 siswa dari berbagai sekolah di Kabupaten Madiun ini bukan sekadar menjadi petugas upacara. Ada tugas lain yang harus dilakukan selepas mengikuti peringatan kemerdekaan ini. Yakni menyebarkan pengalaman yang diperoleh selama menjalani pelatihan.

‘’Harus menyebarkan wawasan kebangsaan,  Pancasila, etika, dan tujuan negara ini ke teman-teman dan saudaranya,’’ bebernya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Madiun Mashudi menyebutkan, sebanyak 76 paskibraka ini merupakan hasil seleksi dari seluruh sekolah di Bumi Kampung Pesilat. Mereka mulai menjalani pelatihan sejak 24 Juli – 10 Agustus lalu.

Pelatihan tersebut meliputi keterampilan baris-berbaris serta ketahanan fisik dan jasmani. Setelahnya, puluhan siswa ini menjalani karantina di Padepokan Kampung Pesilat hingga hari H pelaksanaan pengibaran bendera.

‘’Selama karantina diberikan materi tentang wawasan kebangsaan,’’ tambahnya.

Pelatihan paskibraka melibatkan banyak unsur. Mulai dari kepolisian, TNI AD dan TNI AU. Sedangkan saat pemberian materi wawasan kebangsaan, Kaji Mbing pun sempat ambil bagian sambil melihat kondisi dan kesiapan para paskibraka.

‘’Harapan kami pelaksanaan upacara pengibaran bendera peringatan kemerdekaan nanti berjalan lancar. Dan prestasi paskibraka Kabupaten Madiun yang sampai tingkat provinsi dan nasional tahun ini bisa semakin meningkat di tahun berikutnya,’’ pungkasnya. (odi/aan)

 

 

Editor : Budhi Prasetya
#bupati madiun ahmad dawami #wawasan kebangsaan #peringatan kemerdekaan #kampung pesilat #paskibraka