MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pembangunan infrastruktur menjadi fokus perhatian Pemdes Lembah pada Agustus lalu. Beberapa pekerjaan tersebut diselesaikan secara bersamaan.
Seperti perbaikan drainase, pembangunan Talut Penahan Tanah (TPT), dan pengaspalan jalan dengan hotmix.
‘’Untuk infrastruktur, kami menggunakan sumber pendanaan dari dana desa (DD) 2023 dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK),’’ ujar Kades Lembah Andik Eko Widodo.
Pembangunan yang melibatkan masyarakat itu dimulai dari irigasi di RT 19. Untuk panjangnya 55 meter dan lebar 90 sentimeter. Sedangkan kedalaman 60 sentimeter. Dengan anggaran Rp 35 juta dari DD 2023.
‘’Sebelumnya saluran tersebut cukup sempit, sehingga saat turun hujan air sering meluap mengakibatkan banjir,’’ katanya.
kemudian dilanjutkan ke TPT di RT 9 lokasinya berada di punden Desa Lembah. Pembangunan tersebut dengan panjang 85 meter, dengan ketinggian 40 centimeter. Untuk anggarannya Rp 26 juta dari DD.
‘’Terakhir pengaspalan jalan dengan hotmix di tiga lokasi, yaitu Dusun Jengglik, Dusun Jirem, dan Dusun Lembah. Untuk panjang di tiap lokasi masing-masing 290 meter dengan lebar 3 meter. Setiap dusun mendapatkan anggaran Rp 100 juta dari BKK,’’ pungkasnya. (tr2/aan)
Editor : Budhi Prasetya