MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Makam pendiri Kabupaten Madiun bernama Kiai Ageng Reksogati di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, telah dipugar.
Setelah dilakukan pemugaran makam Maret lalu, makam Kiai Ageng Reksogati tersebut hampir setiap dikunjungi peziarah dari berbagai daerah.
Seperti Kediri, Gresik, bahkan sampai Magelang. Situs makam pendiri Kabupaten Madiun itu menjadi wisata religi unggulan desa, bahkan mendongkrak ekonomi desa.
"Dengan ramainya pengunjung makam menambah pemasukan warga, mereka bisa memanfaatkan sekitar lokasi untuk jualan kuliner, aneka kebutuhan peziarah, hingga oleh-oleh khas desa," ujar Kades Sidomulyo Setiyo Margono.
Kebanyakan para peziarah yang datang mengetahui keberadaan makam dari media sosial.
Selain itu makam Kiai Ageng Reksogati sangat dekat dengan jalan raya penghubung wilayah Kota Madiun dengan Kabupaten Madiun, sehingga para peziarah tidak kesulitan menuju lokasi.
"Beliau ini merupakan ulama besar dan tokoh berpengaruh dalam penyebaran agama Islam di Jawa. Selain itu, juga termasuk salah seorang pendiri Kabupaten Madiun yang pada waktu itu bernama Purabaya," terangnya, kepada Radar Caruban.
Rencana pemdes akan menambah berbagai fasilitas. Seperti gapura, tembok mengelilingi makam, dan pendapa untuk beristirahat peziarah.
Pembangunan dilakukan secara bertahap dan menggunakan anggarkan P-APBD 2023.
"Saya berharap wisata religi makam Kiai Ageng Reksogati terus berkembang, peziarah juga semakin banyak, dan nilai sejarahnya tetap terjaga. Dukungan dan kekompakan masyarakat sekitar harus terus dijaga," pungkasnya. (bri/aan/prog)
Editor : Mizan Ahsani