MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Kebakaran menghanguskan toko bangunan di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, pada Rabu (20/9) malam.
Kebakaran di toko milik Samiran dan Surati itu pertama kali diketahui sekitar pukul 19.00.
Hingga pukul 22.00, api masih membara di toko tersebut. Sebab di dalam toko, ada banyak material yang mudah terbakar.
Tim pemadam kebakaran (damkar) Satpol PP Kabupaten Madiun mengerahkan dua unit mobil damkar dan satu unit mobil suplai air.
Kabid Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Satpol PP Kabupaten Madiun Ashari Darmawan mengatakan pihaknya mendapat laporan kejadian tersebut pukul 19.18.
Adapun seluruh isi toko bangunan tersebut ludes terbakar.
"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan polisi, dan kerugian masih dihitung," ujarnya.
Petugas damkar sempat kesulitan lantaran ribuan warga menonton insiden tersebut hingga menutupi akses jalan mobil damkar saat proses pemadaman.
Bahkan polisi setempat harus memasang garis polisi guna membatasi warga tidak mendekati lokasi kebakaran guna antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Saat menuju kemari beberapa akses jalan tutup akibat perbaikan jalan dan warga yang tidak mau minggir, tapi kami berusaha semaksimal mungkin tanggap cepat memadamkan api," terangnya. (ryu/naz)
Editor : Mizan Ahsani