Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Petugas Damkar Dibuat Pontang-Panting Padamkan Dua Kebakaran Nyaris Bersamaan di Lokasi Berbeda

Budhi Prasetya • Selasa, 26 September 2023 | 22:23 WIB
LUDES TERBAKAR : Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang membakar tumpukan kayu di belakang rumah Sukamto, warga Desa Sidorejo, Kebonsari Madiun, Senin (26/9) siang.
LUDES TERBAKAR : Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang membakar tumpukan kayu di belakang rumah Sukamto, warga Desa Sidorejo, Kebonsari Madiun, Senin (26/9) siang.

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Dua kebakaran terjadi pada Selasa siang (26/9) ini. Peristiwa yang nyaris bersamaan itu terjadi di dua lokasi berbeda. Alhasil, petugas pemadam kebakaran dibuat pontang-panting.

Kebakaran pertama terjadi di Desa Sidorejo, Kebonsari, Kabupaten Madiun.  Kobaran api membakar tumpukan kayu kering di belakang rumah Sukamto, sekitar pukul 11.00 WIB.

Saat kejadian kebakaran itu, lelaki 47 tahun itu  tidak berada di rumah. Ia sedang keluar mencari rumput.

Tetangga Sukamto yang mengetahui peristiwa itu berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Pun, mereka segera mnghubungi pemadam kebakaran (damkar)

“Api membakar tumpukan kayu yang disimpan di belakang rumah. Saat itu, rumah kosong karena ditinggal mencari rumput untuk pakan ternak,” ujar Siran Hadi, warga setempat.

Satu init mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi kebakaran untuk memadamkan api. Beruntung, amuk si jago merah berhasil dijinakkan sebelum merembet ke rumah warga.

“Sementara, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik,” ucap Sumardi, Kasi Damkar Satpol PP Kabupaten Madiun.

Berselang satu jam kemudian, petugas damkar menerima laporan kebakaran kedua. Informasi itu menyebut sebuah tempat penyimpanan tebu yang berlokasi tak jauh dari Pabrik Gula Kanigoro, Desa Sidorejo, Kecamatan Wungu, terbakar.

Dua unit mobil damkar Satpol PP Kabupaten Madiun langsung meluncur ke lokasi kejadian. Bahkan, Damkar Kota Madiun juga mengirimkan satu unit mobil pemadam kebakaran.

Aksi sigap dua instansi itu berhasil memadamkan api dengan cepat hingga tak sempat merembet ke permukiman warga sekitar lokasi.

Dugaan sementara petugas pemadaman kebakaran, api berasal dari pembakaran sampah yang tidak diawasi.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka dari dua peristiwa kebakaran yang terjadi hari ini,” sebut Purno Heru Wicaksono, petugas Damkar Satpol PP Kabupaten Madiun.

Terkait peristiwa di penyimpanan tebu, dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran. Terlebih saat musim kemarau seperti ini, trend kebakaran cenderung meningkat.

Dari informasi yang berhasil dihimpun wartawan Radar Madiun, kerugian materiil akibat kebakaran tumpukan kayu kering milik Sukamto ditaksir jutaan rupiah. (ryu/naz/sib)

Editor : Budhi Prasetya
#kebakaran #Kabupaten Madiun #kebonsari #Pabrik Gula Kanigoro