MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) menyelenggarakan klasterisasi usaha batik ecoprinting.
Kegiatan ini dihadiri 20 nasabah PNM Mekaar di Desa Uteran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Sabtu (28/10).
Pelatihan ini merupakan wujud komitmen pendampingan PNM dalam membangun hubungan emosional dengan pelaku UMKM.
Selain itu untuk memberikan bekal kepada para nasabah PNM Mekaar tersebut dalam memajukan usaha yang dijalankan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ni’mah Hayati selaku pemateri, dan Dodik Dwi Ersana yang merupakan Wakil Pemimpin PT PNM Cabang Madiun.
"Pelatihan ini bertujuan mendorong para nasabah PNM agar dapat meningkatkan kreativitas dan pengetahuan baru mengenai batik ecoprinting," ujar Dodik.
Peserta diajarkan pengetahuan terkait pemanfaatan tumbuhan yang mudah ditemukan di sekitar dan bahan alami yang dapat bernilai jual tinggi.
Selain itu tujuan utama dari pelatihan ini adalah bisa memperluas pemasaran usaha peserta.
Supaya produk mereka dapat menembus pasar lokal, nasional, hingga internasional.
"Manfaat yang diharapkan, dapat menambah kesejahteraan keluarga nasabah PNM," terangnya.
Adapun pelatihan ini merupakan salah satu bentuk dari tiga modal PNM, yaitu finansial, intelektual dan sosial.
Modal finansial diberikan melalui pembiayaan usaha produktif, sedangkan modal intelektual melalui pelatihan, berbagi info dan pengalaman.
Sedangkan modal sosial, PNM membangun kepedulian nasabah melalui jejaring usaha dan sinergi bisnis yang mampu membantu percepatan usaha nasabah. (naz/*)
Editor : Mizan Ahsani