Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Lestarikan Tradisi, Festival Rendengan Jadi Daya Ungkit Ekonomi Desa Pule

Mizan Ahsani • Rabu, 15 November 2023 | 23:00 WIB
BUDAYA: Para gadis Desa Pule saat membawakan tari Rendengan. (PEMDES PULE)
BUDAYA: Para gadis Desa Pule saat membawakan tari Rendengan. (PEMDES PULE)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Festival Rendengan kembali digelar Pemdes Pule, Kecamatan Sawahan. Event menyambut musim hujan ini berlangsung pada 9 hingga 12 November lalu.

Fastival itu menyuguhkan berbagai acara budaya yang diikuti ribuan warga.

"Ini sudah agenda tahunan kami sejak 2019 lalu, setiap tahunnya digelar tiga kali festival dan bagian dari promosi desa," ujar Kades Pule Anton Prasetyo, kemarin.

Festival Rendengan digelar untuk memohon keselamatan dan barokah menyambut datangnya musim hujan.

Dulu orang menyebutnya dengan tradisi labuhan, ini merupakan tradisi turun temurun yang dilaksanakan menjelang musim hujan.

Kegiatan diawali pengambilan air di lima penjuru, setelah itu doa bersama oleh seluruh warga desa.

Dilanjut upacara rendengan dengan menampilkan tarian khas rendengan yang diciptakan desa dan dibawakan gadis-gadis desa setempat.

''Festival Rendengan ini merupakan pengembangan dari tradisi leluhur desa kami yang dulunya disebut labuhan," ujarnya.

"Kini kami kemas dalam bentuk festival budaya dengan tujuan mendatangkan wisatawan," terangnya.

Pihaknya berharap Festival Rendengan ini bisa terus eksis setiap tahunnya. Sehingga tidak hanya melestarikan budaya saja, tapi juga mengungkit perekonomian warga sekitar lewat budaya.

''Banyak masyarakat datang dari berbagai daerah untuk berbelanja, sehingga UMKM desa bisa terangkat dari kegiatan ini,'' ungkapnya. (bri/aan/prog)

Editor : Mizan Ahsani
#cuaca #hujan #wisata #madiun #festival