MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Hujan deras disertai angin kencang pada Kamis (30/11) sore rupanya berdampak fatal terhadap aset-aset Pemkab Madiun.
Tak hanya membuat pohon bertumbangan, hujan angin juga merusak perkantoran pemkab hingga RSUD Caruban.
Jumat (1/12) pagi, sejumlah karyawan RSUD Caruban kerja bakti memperbaiki atap ruangan Hemodialisa yang rusak.
"Atapnya rusak karena usai tertimpa pohon saat hujan angin Kamis sore," kata drg Farid Amirudin, Direktur RSUD Caruban.
Tak hanya merusak atap ruangan Hemodialisa, hujan angin juga merusak bangunan ruang Instalasi Gizi di rumah sakit tersebut.
Kerusakan parah juga terlihat di kompleks perkantoran Pemkab Madiun di Mejayan. Genting beberapa kantor tersingkap.
Beberapa yang terdampak di antaranya ruang asisten pemerintahan, ruang bagian pemerintahan, ruang staf ahli, dan ruang administrasi pembangunan.
Aktivitas karyawan puspem berubah menjadi kerja bakti massal pada Jumat pagi.
Kabag Umum Setda Kabupaten Madiun Eryk Sanjaya mengatakan, selama kerusakan belum dibenahi, aktivitas kerja dialihkan ke ruangan yang lain yang lebih aman.
"Total kerusakan masih dalam pendataan. Selanjutnya akan diperbaiki secara bertahap," terangnya. (ryu/naz)
Editor : Mizan Ahsani