MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Madiun bungah.
Ini lantaran realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Madiun melampaui target meski belum tutup buku.
Hingga awal Desember setoran PAD yang masuk ke kas daerah (kasda) Kabupaten Madiun mencapai Rp 302,8 miliar.
"Dengan kata lain realisasi PAD tercapai 101,6 persen dari target Rp 298 miliar yang telah ditentukan sebelumnya,’’ ungkap Sekretaris Bapenda Ari Nursurahmat.
Dari empat sumber PAD, dua sumber pendapatan diantaranya telah melampaui target. Yakni, PAD dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan terealisasi 100 persen senilai Rp 7,7 miliar.
Berikutnya, PAD dari sumber lain yang sah seperti BLUD terealisasi 107 persen. "Dari target Rp 188,8 miliar tercapai Rp 202,4 miliar,’’ bebernya.
Sedangkan dua sumber PAD lainnya masih menunggu waktu. PAD pajak daerah yang ditarget Rp 90,3 miliar baru tercapai Rp 83,1 miliar atau 91,9 persen.
Untuk mengejar kekurangan, Bapenda bakal mengoptimalkan penagihan. Selama sisa bulan ini penagihan PBB-P2 bakal digenjot.
Sedangkan sumber PAD lain yang masih belum mencapai target adalah retribusi daerah. Realisasi baru Rp 9,6 miliar atau 87 persen dari target Rp 11 miliar.
Minimnya PAD dari retribusi daerah sebagian besar disumbang dari rendahnya capaian retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) atau dulunya disebut Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
Dari target Rp 1 miliar baru tercapai Rp 279,9 juta atau 28 persen saja. "Pengajuan di DPUPR mungkin masih proses,’’ tambahnya.
Meski secara keseluruhan melampaui target, Bapenda belum puas. Sisa waktu yang ada bakal dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi capaian target PAD di masing-masing sektor. Utamanya sektor pajak dan retribusi daerah.
"Sampai akhir Desember optimis bisa meraih lebih dari Rp 310 miliar,’’ tegasnya. (odi/aan)
Capaian PAD Kabupaten Madiun
PAD Total
- Target Rp 298 miliar
- Capaian Rp 302,8 miliar (101,6 persen)
PAD Pajak Daerah
- Target Rp 90,3 miliar
- Capaian Rp 83,1 miliar (91,9 persen)
PAD Retribusi Daerah
- Target RP 11 miliar
- Capaian Rp 9,6 miliar (87 persen)
PAD Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Dipisahkan
- Target Rp 7,7 miliar
- Capaian Rp 7,7 miliar (100 persen)
PAD Lain-lain yang Sah
- Target Rp 188,8 miliar
- Capaian Rp 202,4 miliar (107 persen)
Editor : Budhi Prasetya