Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Capaian PAD Tembus 101,6 Persen, Bapenda Genjot Realisasi Pajak dan Retribusi Daerah yang Belum Sesuai Target

Budhi Prasetya • Minggu, 17 Desember 2023 | 02:00 WIB
PELAYANAN: Petugas saat melayani WP melakukan pembayaran pajak PBB-2P di Kantor Bapenda Kabupaten Madiun, kemarin (11/12). (R. BAGUS RAHADI/RADAR CARUBAN)
PELAYANAN: Petugas saat melayani WP melakukan pembayaran pajak PBB-2P di Kantor Bapenda Kabupaten Madiun, kemarin (11/12). (R. BAGUS RAHADI/RADAR CARUBAN)

 

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Madiun bungah.

Ini lantaran realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Madiun melampaui target meski belum tutup buku.

Hingga awal Desember setoran PAD yang masuk ke kas daerah (kasda) Kabupaten Madiun mencapai Rp 302,8 miliar.

"Dengan kata lain realisasi PAD tercapai 101,6 persen dari target Rp 298 miliar yang telah ditentukan sebelumnya,’’ ungkap Sekretaris Bapenda Ari Nursurahmat.

Dari empat sumber PAD, dua sumber pendapatan diantaranya telah melampaui target. Yakni, PAD dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan terealisasi 100 persen senilai Rp 7,7 miliar.

Berikutnya, PAD dari sumber lain yang sah seperti BLUD terealisasi 107 persen. "Dari target Rp 188,8 miliar tercapai Rp 202,4 miliar,’’ bebernya.

Sedangkan dua sumber PAD lainnya masih menunggu waktu. PAD pajak daerah yang ditarget Rp 90,3 miliar baru tercapai Rp 83,1 miliar atau 91,9 persen.

Untuk mengejar kekurangan, Bapenda bakal mengoptimalkan penagihan. Selama sisa bulan ini penagihan PBB-P2 bakal digenjot.

Sedangkan sumber PAD lain yang masih belum mencapai target adalah retribusi daerah. Realisasi baru Rp 9,6 miliar atau 87 persen dari target Rp 11 miliar.

Minimnya PAD dari retribusi daerah sebagian besar disumbang dari rendahnya capaian retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) atau dulunya disebut Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Dari target Rp 1 miliar baru tercapai Rp 279,9 juta atau 28 persen saja. "Pengajuan di DPUPR mungkin masih proses,’’ tambahnya. 

Meski secara keseluruhan melampaui target, Bapenda belum puas. Sisa waktu yang ada bakal dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi capaian target PAD di masing-masing sektor. Utamanya sektor pajak dan retribusi daerah.

"Sampai akhir Desember optimis bisa meraih lebih dari Rp 310 miliar,’’ tegasnya. (odi/aan)

 

Capaian PAD Kabupaten Madiun

PAD Total

PAD Pajak Daerah

PAD Retribusi Daerah

PAD Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Dipisahkan

PAD Lain-lain yang Sah

 

Editor : Budhi Prasetya
#pajak daerah #pad #bapenda #BLUD #madiun