MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kekerasan yang dialami anak dan perempuan di Kabupaten Madiun masih cukup tinggi.
Data Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKPPKBP3A) Kabupaten Madiun menyebut, dari Januari hingga pertengahan Desember ini telah ada 39 kasus kekerasan perempuan maupun anak yang ditangani.
“Jumlah ini mengalami peningkatan dibanding tahun lalu yang hanya 36 kasus,” ujar Kabid Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Perempuan dan Anak (P4A) DPPKBP3A Kabupaten Madiun Yeni Mayawati, Jumat (15/12).
Pihaknya memerinci, 11 kasus merupakan kategori seksual yang dialami perempuan dan anak-anak.
Ada 10 kasus kekerasan fisik yang didominasi perkelahian karena perselisihan karena perguruan silat.
Kemudian ada kasus kekerasan psikis, dua kasus eksploitasi anak dan pornografi. Sedangkan 11 kasus lain cukup beragam, dari kecanduan game online hingga tidak mau sekolah.
“Yang tinggi memang di kategori seksual, namun ini dibanding tahun lalu kebanyakan perempuan dan anak jadi korban, bukan karena pasangan kekasih di bawah umur dan ada orang tuanya tidak diterima,” jelasnya.
Meski tahun ini angka laporan kekerasan mengalami lonjakan, pihaknya mengapresiasi masyarakat.
Sebab, kesadaran masyarakat akan melaporkan kejadian yang tidak semestinya kepada Pemkab Madiun sudah tinggi.
Sehingga bisa langsung diantisipasi dan ditanggulangi sebagaimana mestinya, terutama memberikan perlindungan pada korban.
“Kami justru khawatir jika sepi laporan, ditakutkan seperti gunung es yang mana di permukaan kecil, namun di lapangan banyak kejadian tapi tidak tersentuh dan korban tidak segera ditolong atau difasilitasi perlindungannya sebagaimana diatur pada undang-undang,” terangnya.
Sedangkan untuk daerah paling rawan kekerasan anak ada di Kecamatan Jiwan. Yeni menyebutkan ada enam laporan kasus kekerasan masuk yang berasal dari Jiwan.
Namun bukan didominasi kekerasan tapi perselisihan hak asuh anak atau kategori lainnya. (ryu/aan)
Angka Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Kabupaten Madiun
11 kasus seksual
10 kasus fisik
1 kasus psikis
2 kasus eksploitasi
2 kasus pornografi
11 kasus lainnya
39 total kasus kekerasan anak dan perempuan
Editor : Mizan Ahsani