MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Tidak hanya demam berdarah dengue (DBD), penyakit diare juga mengincar warga Kabupaten Madiun pada musim penghujan.
Data RSUD Caruban, jumlah pasien yang menderita diare sejak tiga bulan terakhir mengalami peningkatan hampir dua kali lipat dibanding musim kamarau lalu.
“Sama seperti DBD, diare merupakan penyakit yang cenderung meningkat saat penghujan seperti ini,” kata Direktur RSUD Caruban Farid Amirudin kepada Jawa Pos Radar Madiun.
Selama sebelas bulan ini, jumlah penderita diare yang dirawat di rumah sakit pelat merah itu mencapai 329 penderita.
Kenaikan kasus mulai terasa saat awal musim hujan di Oktober lalu sedangkan Agustus masih 21 kasus, kemudian merangkak naik September 36 kasus.
“Meningkat lagi di Oktober itu 41 kasus dan bulan lalu ada 48 kasus, sudah dua kali lipat lebih dari Agustus dalam kurun waktu tiga bulan,” paparnya.
Menurut Farid, selain faktor pancaroba atau peralihan dari musim kemarau ke penghujan.
Penyebab penyakit yang banyak menyerang kalangan anak-anak dan balita ini juga lantaran kurang diperhatikannya pola hidup sehat dan bersih.
“Penghujan ini banyak genangan dan lalat yang berkembang biak cepat ketika lembab, sehingga jika tidak menjaga kebersihan dan konsumsi sembarangan bisa mempermudah tubuh terjangkit diare,” tuturnya.
Farid menghimbau warga Kabupaten Madiun untuk menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu juga menerapkan pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan bersih serta bergizi.
Terlebih jika sudah ada gejala terjangkit diare dengan tanda-tanda buang air besar yang berlebihan, maka segera dibawa ke fasilitas kesehatan agar cepat ditangani petugas medis.
“Yang perlu diperhatikan ketika diare adalah harus banyak minum, sebab jika tidak maka tubuh bisa dehidrasi kekurangan cairan, itu yang bahaya terutama untuk balita harus segera mendapat penanganan medis,” pungkasnya. (ryu/aan)
Data Kasus Diare di Kabupaten Madiun
Januari: 10
Februari: 24
Maret: 25
April: 28
Mei: 35
Juni: 33
Juli: 28
Agustus: 21
September: 36
Oktober: 41
November: 48
Editor : Mizan Ahsani