MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Rencana muralisasi Kota Caruban memasuki babak baru.
Saat dirapatkan di Pendopo Ronggo Djumeno pada 22 Desember lalu, seluruh pemilik pertokoan terdampak rencana muralisasi bertajuk Kota Caruban Maneko Warno memberikan lampu hijau.
‘’Begitu juga tiga lurah di lokasi tersebut meliputi Lurah Krajan, Bangunsari, dan Pandean,’’ beber Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Muhammad Zahrowi.
Lampu hijau juga berlaku untuk desain yang ikut dipaparkan. Para pemilik setuju desain mural buatan pelaku seni Kota Caruban tersebut dilukis di pertokoannya.
Mereka bakal memberikan dukungan semampunya saat muralisasi dilakukan nanti.
‘’Para pemilik toko siap mendukung saat eksekusi berlangsung. Bantu-bantu atau hal lainnya,’’ tambahnya.
Saat ini tahapan muralisasi Kota Caruban Maneko Warna tinggal menunggu kesiapan pihak ketiga atau sponsor.
Zahrowi berharap tahapan tersebut bisa segera dirampungkan. Pun dengan muralisasi Kota Caruban. ‘’Semoga bisa secepatnya,’’ tuturnya.
Peserta rapat di Pendopo Ronggo Djumenjo juga tidak keberatan menggelar kerja bakti bersih-bersih lingkungan awal tahun nanti.
Mulai dari memunguti sampah, merapikan tanaman hingga mengepel pedestrian.
Hal itu sebagai bagian dari branding Kota Caruban yang bersih dan asri saat masyarakat luar daerah berkunjung atau melintas.
‘’Kota yang berwawasan lingkungan hidup berkelanjutan,’’ tegasnya. (odi/aan)
Editor : Mizan Ahsani