Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Warga Madiun Tewas di Dalam Sumur, Evakuasi Makan Waktu Empat Jam Lebih dan Berlangsung Dramatis

Mizan Ahsani • Senin, 8 Januari 2024 | 13:00 WIB
EVAKUASI: Petugas gabungan saat mengevakuasi korban tercemplung sumur di area persawahan Desa Banjarsari, Madiun, Minggu malam (7/1). (R. BAGUS RAHADI/JAWA POS RADAR CARUBAN)
EVAKUASI: Petugas gabungan saat mengevakuasi korban tercemplung sumur di area persawahan Desa Banjarsari, Madiun, Minggu malam (7/1). (R. BAGUS RAHADI/JAWA POS RADAR CARUBAN)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Seorang warga Desa Banjarsari, Kecamatan/Kabupaten Madiun, tewas di sumur pompa air di persawahan tak jauh dari rumahnya, Minggu sore (7/1).

Dia tewas setelah terjatuh ke dalam sumur tersebut. Wito, rekan kerja sekaligus saksi mata menceritakan insiden tragis rekannya jatuh ke sumur.

Petugas gabungan dari Damkar, BPBD hingga kepolisian membutuhkan waktu sekitar empat jam lebih untuk mengevakuasi jasad Darminto Dwi Prasetyo, usia 48 tahun, tersebut.

Wito mengungkapkan, peristiwa nahas itu bermula dari niat Darminto dibantu dia dan seorang rekannya bernama Anton hendak mengeluarkan kipas pompa air milik Darminto.

Namun saat akan mengangkat, Darminto terpeleset kemudian jatuh kedalam tak sadarkan diri.

Adapun kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 dan sumur tersebut diketahui sedalam 8 meter dengan lebar 5 meter.

"Saya dan teman saya coba menolong, tapi saat dibawah teman saya justru pingsan akibat kekurangan oksigen," katanya.

"Teman saya bisa diangkat keluar, sedangkan pak Darminto sudah tak tertolong," lanjut Wito.

Kapolsek Nglames AKP Agus Priyanto menyampaikan proses evakuasi korban sendiri dilakukan gabungan antara tim damkar, BPBD dan Kepolisian hingga petugas Puskesmas.

Proses evakuasi membutuhkan waktu sekitar empat jam lebih dengan menggunakan sejumlah peralatan mulai dari tripod dan beberapa tali hingga tabung oksigen.

Pasalnya, oksigen minim di ruang sempit tersebut. "Kendala pada posisi korban yang tertimpa kipas yang hendak dinaikkan, sehingga petugas cukup kesulitan mengevakuasi," terangnya.

Setelah petugas melepas posisi kipas yang masih terkunci dan menimpa korban.

Jasad Darminto pun bisa dikeluarkan dan langsung dibawa kerumah duka untuk dimakamkan.

"Setelah menghimpun keterangan dan saksi kejadian, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan pidana sehingga jenazah langsung kami serahkan ke keluarga untuk disemayamkan," tandasnya. (ryu/naz)

Editor : Mizan Ahsani
#evakuasi #tewas #madiun #sumur