MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Minat membaca warga Madiun tampaknya semakin meningkat. Itu terlihat dari tingkat kunjungan di perpustakaan daerah atau perpusda.
Kenaikan kunjungan ke perpusda mencapai 72 persen dari target. Hal itu disampaikan oleh Kabid Pelayanan Perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun Penta Lianawati.
"Target kami tahun lalu itu minimal 11 ribu pengunjung, dan sampai Desember kemarin pengunjung mencapai sekitar 19 ribu pengunjung," ujarnya.
Menurut Penta, penyumbang tertinggi tingkat kunjungan perpusda adalah siswa PAUD, TK, dan siswa SD.
Mereka kerap melakukan kunjungan ke perpusda secara rombongan untuk tujuan pengenalan budaya literasi.
"Kami juga ada program mendongeng, lalu ada juga menonton video edukasi. Hampir setiap hari ada agenda kunjungan dari sekolah," jelasnya.
Daya tarik siswa mendatangi perpusda karena sejumlah faktor. Selain normalnya aktivitas setelah pandemi, juga keberadaan gedung baru yang lengkap dengan fasilitas.
Seperti ruang podcast, ruang kelas untuk forum pelatihan maupun diskusi, ruang baca yang nyaman hingga jaringan wifi gratis.
"Kami juga menyediakan ruang jadi bisa digunakan para pegiat UMKM untuk mengadakan pelatihan dan sharing terkait UMKM seperti digital marketing, dan workshop lainnya," terangnya.
Meski animo masyarakat, Penta menuturkan jika kenaikan target tingkat kunjungan perpusda tahun ini hanya meningkat 5 persen dari 2023.
"Tetap kami berikan fasilitas yang maksimal agar gedung Perpusda ini terus bisa dimanfaatkan seoptimal mungkin oleh masyarakat Caruban dan sekitarnya," tandasnya. (ryu/aan)
Editor : Mizan Ahsani