MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Warga Kabupaten Madiun diminta waspada lima hari ke depan. Saat beraktivitas di luar rumah, disarankan membawa jas hujan atau payung.
Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan dengan intensitas sedang dan lebat bakal terjadi minggu ini. Setidaknya hingga 8 Maret mendatang. Terutama saat sore dan malam hari.
"Cuma durasinya relatif singkat, paling lama tiga jam. Itu juga tidak menyeluruh tapi ngeblok-ngeblok," kata Kepala Kelompok Operasi (Kapoksi) BMKG Nganjuk Tekad Sumardi, Minggu (3/3).
Fenomena matahari tepat berada di atas garis khatulistiwa menjadi salah satu penyebab curah hujan tinggi. Maklum, uap air yang naik ke permukaan pun meningkat bersama kelembaban udara yang tinggi.
Ditambah adanya pertemuan angin pembawa uang air di sejumlah wilayah dan suhu muka laut yang hangat. "Faktor itu yang mengakibatkan curah hujan saat ini tinggi," bebernya.
Selain hujan dengan intensitas sedang dan lebat, potensi bencana pun tinggi. Terutama angin puting beliung, banjir, dan longsor. Puting beliung berpotensi terjadi di Kecamatan Wonosari dan Balerejo.
Lantaran hujan relatif singkat, potensi banjir tidak sampai permukiman, melainkan masih di seputaran bantaran sungai. Sedangkan bencana longsor bisa saja terjadi di wilayah lereng gunung.
"Usahakan tidak berkendara saat hujan lebat dan ada potensi angin kencang," pintanya. (odi/aan)
Editor : Wawan Isdarwanto