Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Teknik Pengobatan Semakin Berkembang, Metode Akupuntur Masih Diminati Warga

Hengky Ristanto • Senin, 25 Maret 2024 | 04:00 WIB
TELITI: Salah seorang terapis sedang melakukan penusukan jarum pada titik tertentu tubuh pasien. (ISTIMEWA)
TELITI: Salah seorang terapis sedang melakukan penusukan jarum pada titik tertentu tubuh pasien. (ISTIMEWA)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Metode pengobatan akupuntur masih tetap eksis hingga sekarang. Pun, menjadi alternatif di luar pengobatan medis modern. “Saya belajar akupuntur sejak masih kuliah. Kemudian, pada 2018 buka praktik,’’ kata Egga Karnilawati, pemilik klinik terapi akupuntur di Mejayan.

Dia menyebutkan, pengobatan akupuntur menggunakan menggunakan jarum sebagai media utama. Namun, tidak bisa dilakukan dengan asal-asalan. Dimulai dengan penusukan jarum dan dilanjutkan dengan manipulasi titik-titik yang benar. ‘’Jika semua prosesnya sudah dilakukan, lalu jarum-jarum dilepas,’’ ungkapnya.

‘’Lama prosesnya tergantung kondisi setiap pasien. Bisa 15 menit, ada juga yang sampai 30 menit. Tujuan akupuntur itu untuk memberikan rangsangan ke titik tubuh agar sehat kembali,’’ imbuhnya.

Egga menjelaskan, seiring perkembangan teknologi, akupuntur kini memiliki banyak teknik baru. Di antaranya, akupresur, moksibusi, serta penggunaan alat bantu stimulasi jarum yang biasa disebut elektrostimulator. Terbaru, ada pula yang menggunakan laser.

Dia mengatakan, akupuntur kini tidak hanya digunakan untuk terapi kesehatan. Melainkan juga untuk perawatan kecantikan dan kelangsingan. ‘’Untuk pasien lanjut usia bisa mengurangi keluhan efek degeneratif karena faktor bertambahnya usia,” tuturnya.

Egga menambahkan, meski masuk kategori pengobatan tradisional, akupuntur kini sudah merambah pendidikan formal. Pun, praktiknya harus memiliki izin Kementian Kesehatan (Kemenkes). (ti8/isd/ser)

Editor : Hengky Ristanto
#akupuntur #pengobatan #madiun