MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Satu orang tewas dan lima korban lainnya luka-luka selepas terlibat kecelakaan di Jalan Raya Madiun-Surabaya.
Tepatnya di Desa Garon, Kecamatan Balerejo, pada Kamis pagi (28/3).
Kecelakaan lalu lintas yang berlangsung pukul 05.30 WIB itu antara truk boks dan mobil Avanza. Kedua kendaraan adu banteng dan menyebakan Avanza ringsek parah.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun Ipda Roni Susanto menjelaskan, kecelakaan bermula saat truk boks nopol L 8774 UU muatan logistik yang dikemudikan Sriono, 42 warga Desa Sawo, Karangjati, Ngawi melaju dari arah barat.
“Diduga karena kurang konsentrasi, truk boks ini oleng ke jalur kanan yang dari arah berlawanan ada mobil Avanza melaju kencang, sehingga tabrakan pun tak dapat dihindarkan,” ujarnya ketika dikonfirmasi.
Akibat adu moncong yang keras tersebut, badan truk depan alami ringsek hingga melintang di tengah jalan.
Sedangkan Avanza L 1621 IM yang dikemudikan Miswanto, 46 warga Desa Jebeng, Slahung, Ponorogo ringsek parah.
Kondisi ini membuat sopir sempat terjepit dan dievakuasi petugas Satlantas dibantu warga.
Tak hanya itu, kerasnya benturan kedua kendaraan tersebut juga mengakibatkan penumpang Avanza bernama Supolo, 56 warga Desa Nambak, Bungkal, Ponorogo terpental keluar dari mobil dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Untuk korban luka-luka ada lima, penumpang tiga orang dan dua sopir dari mobil serta truk yang langsung dilarikan ke RSUD Caruban,” terangnya.
Petugas Satlantas Polres Madiun masih terus melakukan identifikasi TKP dan mengumpulkan keterangan dari para saksi di lokasi kejadian.
Sementara untuk kedua kendaraan ringsek tersebut dievakuasi dengan mobil derek dan diamankan di pos terdekat sebagai barang bukti. (ryu/aan)
Editor : Mizan Ahsani