MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Perayaan Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas bakal menjadi momentum tidak terlupakan Kabupaten Madiun.
Ini pun terlihat dari upaya ribuan siswa mencatatkan rekor. Tidak main-main, ada tiga event yang bakal diajukan untuk masuk Museum Rekor Dunia Indonesia atau MURI.
Yakni, peragaan Senam Solah Kampung Pesilat, lomba numerasi hingga melukis di celemek.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Madiun Moch Hasan menuturkan, beragam event tersebut menjadi rangkaian Hardiknas yang jatuh pada 2 Mei.
Sesuai rencana pemecahan rekor bakal digelar di Pendopo Ronggo Djumeno Caruban pada 1 Mei nanti.
‘’Jadwal dan teknis latihan diserahkan ke sekolah,’’ tambahnya.
Dia pun menjelaskan, untuk peragaan senam akan diikuti 500 siswa dari SMPN 1,2,3, dan 4 Mejayan serta sejumlah sekolah di Kecamatan Balerejo.
Proses latihan sudah dilakukan di masing-masing sekolah sejak Ramadan lalu.
Sedangkan dua rekor lainnya yang bakal dicatatkan pelajar Kabupaten Madiun di momen Hardiknas adalah lomba numerasi dengan peserta terbanyak dan melukis celemek terbanyak.
Lomba numerasi melibatkan 1.000 pelajar SMP se-wilayah Kabupaten Madiun.
‘’Pelaksanaannya berupa pengerjaan soal secara massal,’’ bebernya.
Sementara, pencatatan rekor melukis celemek melibatkan 1.000 peserta. 500 peserta terdiri dari siswa PAUD.
Sedangkan 500 peserta lainnya wali atau orang tua siswa.
Khusus pencatatan rekor lomba numerasi dan melukis celemek, tidak ada latihan khusus. ‘’Tetapi sudah pernah ada lomba atau kegiatan serupa sebelumnya,’’ tuturnya. (odi/aan)
Editor : Mizan Ahsani