MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 yang tidak beberapa bulan lagi semakin menarik.
Koalisi tambun yang dibangun Hari Wuryanto tidak membuat calon lawan politknya di pesta demokrasi gentar.
Misalnya, Partai Demokrat yang memilih santai menghadapi koalisi tersebut.
‘’Kalau sudah pilkada yang dominan jadi pertimbangan justru tentang figur, bukan lagi koalisi gemuk,’’ ungkap Sekretaris DPC Demokrat Kabupaten Madiun Kusnindar.
Bagi Demokrat, Ahmad Dawami Ragil Saputro yang juga ketua DPC sekaligus bakal calon yang rencanakan diajukan dalam Pilkada 2024 disebutnya memiliki figur kuat.
Sebagai bupati periode 2018-2023 sepak terjangnya sudah banyak dikenal. Meski untuk maju dalam pilkada partainya tidak bisa berangkat sendiri.
‘’Perlu koalisi karena baru memiliki enam kursi dan butuh tiga kursi lagi,’’ tambahnya.
Jika memang Hari Wur –sapaan Hari Wuryanto – sudah mendapatkan dukungan dari Partai Golkar, PKB, Nasdem, Hanura, PKS, dan Gerindra, praktis PDIP menjadi partai yang layak digaet.
‘’Saat ini komunikasi resmi untuk koalisi belum, tetapi obrolan komunikasi politik sudah. Bahkan dengan partai lainnya juga,’’ bebernya.
Bak gayung bersambut, PDIP sejak awal menyatakan luwes. Tidak lantas mengincar kursi AE 1. Bisa AE 2 asalkan merupakan kader partai banteng dengan moncong putih tersebut.
Sehingga, potensi keduanya untuk berkoalisi tinggi. Ditanya terkait sosok ideal pendamping Kaji Mbing –sapaan Ahmad Dawami Ragil Saputro-, Kusnindar memberi gambaran.
‘’Kembali seperti pilpres, sebagai generasi milenial Gibran memberikan pengaruh besar. Mungkin bisa saja sosok generasi milenial,’’ imbuhnya.
Meski demikian, Kusnindar menyebut semuanya masih serba kemungkinan. Ketua dan partainya belum ingin buru-buru.
Pihaknya masih melihat dinamika politik yang berjalan. Kusnindar pun meminta bersabar.
Dalam beberapa hari mendatang perlahan sikap politik Partai Demokrat mulai gamblang.
Sesuai prosedur, partainya akan melakukan penjaringan dengan membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati.
‘’Meski sudah ada calon yang rencananya diajukan, tetapi kami akan tetap buka penjaringan sampai dapat rekom DPP,’’ jelasnya. (odi/aan)
Editor : Mizan Ahsani