MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Lampu lalu lintas atau traffic light yang terpasang di jalan nasional wilayah Kabupaten Madiun bakal bertambah.
Ini setelah Dinas Perhubungan (Dishub) setempat mulai memasang dua titik traffic light yang merupakan hasil pengkajian tahun lalu.
“Rencananya dari kajian tahun lalu itu ada tiga titik, namun awal tahun kami mendapat dana terbatas sehingga baru dua titik yang terpasang,” ungkap Kabid Sarana dan Prasarana Dishub Kabupaten Madiun Rena Meta Wardhani, Selasa (28/5).
Menurutnya, kontrak pengerjaan konstruksi dua titik traffic light itu dimulai sejak 15 Mei lalu.
Lokasinya di simpang empat Karangmalang, Balerejo dan simpang tiga Sekelip, Geger.
Pengerjaan dua lampu lalu lintas itu berlangsung bersamaan.
“Satu titik yang belum bisa dikerjakan itu di simpang empat Pintu, Dagangan yang rencananya diikutkan pengadaan tahun depan,” katanya.
Rena menyebutkan proyek dengan nilai kontrak fisik sebesar Rp 738 juta itu akan memasang tujuh buah lampu lalu lintas.
Empat lampu di simpang empat Karangmalang dengan skema lampu nyala ada tiga fase waktu.
Sedangkan di simpang tiga Sekelip tetap menggunakan fase tiga waktu serta tambahan rambu lalu lintas zona selamat sekolah (ZoSS).
Sebab, berada di depan SMAN 1 Geger.
“Kemarin sudah menurunkan warning traffic di Karangmalang, dan ini proses pembuatan pondasi yang nanti akan disusul di Sekelip, yang itu sudah include dengan pengadaan rambu ZoSS,” paparnya.
Rena juga menambahkan masa kontrak pekerjaan fisik dua titik traffic light tersebut selama tiga bulan.
Dia pun mewanti-wanti pelaksana kontrak agar bisa menyelesaikan pekerjaan fisik sebelum 15 Agustus.
“Kami berharap akhir Agustus sudah beroperasi,” sebutnya.
“Sementara untuk pengadaan tahun depan kami sudah menerima beberapa titik untuk dikaji, seperti di simpang empat Mojopurno di Kecamatan Wungu dan simpang empat Ngujur di Kebonsari,” pungkas Rena. (ryu/aan)
Editor : Mizan Ahsani