MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Sejumlah nama sirna dari bursa bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.
Sirojul Kahfi misalnya. Namanya sempat masuk bursa bacawabup.
Namun, ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Kabupaten Madiun tersebut diketahui belum mengambil formulir pendaftaran.
‘’Belum ambil,’’ ungkap Kahfi.
Apakah mundur dari bursa pencalonan? Kahfi belum memberikan jawaban gamblang. Founder Kahfi Corp itu mengaku ingin melihat situasi politik saat ini.
Seperti diketahui sejumlah partai besar meliputi PDIP, Nasdem, dan Hanura sudah menutup rapat pintu pendaftaran.
Hanya menyisakan Partai Demokrat. Pengambilan formulir pendaftaran masih dibuka hingga 1 Juni mendatang.
‘’Sebenarnya ada banyak partai yang sudah menanyakan,’’ imbuhnya.
Setali tiga uang, langkah politik Gatot Sukarno, Ghina Rabbani Wasisto, hingga Abdul Hakim Syafii yang juga masuk bursa pencalonan belum kunjung terlihat.
Pasca pengambilan dan pengembalian formulir ke partai, sampai saat ini belum ada manuver politik dari ketiganya.
Yang aktif dalam pencalonan baru Hari Wuryanto dan Sandhika Ratna Ferryantiko.
Ahmad Dawami Ragil Saputro sesekali muncul di permukaan.
Seperti diketahui, Gatot Sukarno mengaku maju dalam perebutan kursi bupati lantaran mendapat dorongan dari masyarakat.
Pengusaha properti itu mengambil dua formulir pendaftaran sekaligus. Yakni di DPC PDI-P dan Nasdem pada Senin (6/5).
Setelahnya, Ghina yang mendaftar di DPC PDIP pada Kamis (9/5) dan Hakim, Jumat (17/5). (odi/aan)
Editor : Mizan Ahsani