MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Sejumlah orang mengalami luka-luka setelah bus yang ditumpangi terlibat kecelakaan di Jalan Tol Ngawi–Kertosono, tepatnya di titik 616 Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Rabu (12/6).
Peristiwa lakalantas itu terjadi setelah bus berpenumpang menyeruduk truk tangki pengangkut air dan terguling keluar dari jalan tol.
Akibat peristiwa ini empat penumpang bus dan sopir truk tangki terluka.
Septano Andri, kernet truk tangki air bernomor polisi AB 8052 OB menuturkan, kendaraan yang dikemudikan Jumadi, 54 asal Solo melaju arah timur menuju Solo.
Sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba bus PO Pangeran Jouhan nopol W 7376 UP yang dikendarai Fernanda Totti, warga Sukolilo, Surabaya menabrak bagian belakang truk hingga truk terguling dan keluar dari jalan tol.
"Kami melaju di jalur kiri ke arah Solo dari Surabaya, tiba-tiba diseruduk dari belakang dengan kecepatan tinggi sampai terjatuh keluar jalan tol," ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, sopir truk tangki mengalami luka berat bagian tangan, perut, dan pinggang.
Sopir pun dilarikan ke RSUD Caruban untuk diberikan penanganan medis.
Sedangkan sopir dan kernet bus tidak mengalami luka dan langsung diamankan polisi untuk dimintai keterangan.
"Tadi kejadian sekitar jam setengah tiga sore, informasinya dari penumpang bus memang bus kencang dari timur," tandasnya.
Sementara itu, salah seorang penumpang bus Roya Andriyansyah menjelaskan, bus berisi 50 lebih yang merupakan rombongan pekerja proyek asal Gresik. Mereka berencana menuju Jakarta Utara.
Dia pun tidak mengetahui pasti penyebab kecelakaan.
Menurutnya, saat ini ada empat orang penumpang yang luka-luka dan telah dibawa ke RSUD Caruban.
"Kaget sekali tadi karena tiba-tiba menabrak, posisi kami dari arah timur menabrak tangki air di sisi kiri jalan tol," ujarnya.
"Akibatnya sempat ada yang terjepit besi dan tadi sudah ditolong dibawa ke rumah sakit," tandasnya. Hingga saat ini kecelakaan tersebut sedang ditangani Satlantas Polres Madiun. (ryu/aan)
Editor : Mizan Ahsani