Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Warga Madiun Sulap Lahan Jadi Kebun Pisang Cavendish, Kini Kembangkan Produk Keripik

Dian Rahayu • Sabtu, 29 Juni 2024 | 01:00 WIB
PANEN: Welly Subroto saat menunjukkan pisang cavendish di kebun miliknya. (DOKUMEN PRIBADI)
PANEN: Welly Subroto saat menunjukkan pisang cavendish di kebun miliknya. (DOKUMEN PRIBADI)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Selain jeli melihat peluang bisnis pisang cavendish, Welly Subroto juga pintar dalam mengolah sisa buah pisang yang tidak terjual.

Rupanya, pisang-pisang itu dapat diolah sebagai produk makanan baru.

Kebun pisang cavendish milik Welly ada di Desa Banjarsari, Kecamatan/Kabupaten Madiun.

Di kebun seluas tiga hektare itu, Welly terlihat lihai memanen pisang yang sudah berusia tua.

Sembari memilih pisang cavendish yang siap dijual dan menyisihkan sisa pisang yang tidak lolos sortir.

"Biasanya kami lihat dan pilih dahulu. Dalam setandan pisang cavendish ada yang kualitasnya bagus, dan ada yang tampilannya kurang bagus untuk dijual," ujarnya.

Tidak hanya dikenal sebagai petani pisang, Welly juga merupakan Kepala Desa Banjarsari. Dia menekuni usaha tersebut sejak 2022 lalu.

Baru sekitar akhir 2022, dia mencoba mengolah sisa pisang cavendish untuk dijadikan keripik.

"Untuk menjual pisang cavendish ke beberapa segmen tadi memang harus memenuhi syarat khusus. Yakni kulit pisang cavendish harus mulus, tidak rusak atau berbintik hitam," ucapnya.

Cavendish dari kebunnya memiliki empat segmen pasar.

Mulai dari grade teratas yaitu pabrik atau perusahaan besar, distributor, catering, hingga terkecil rumahan.

"Dari grade tersebut, akhirnya kami bisa menyortir pisang mana yang kualitasnya kurang bagus, dari pada dibuang, lebih baik kita olah menjadi produk makanan yang lebih laik jual," tuturnya.

Pisang yang tidak lolos sortir akan diolah menjadi keripik pisang.

Jika pisang kepok bisa langsung dipotong-potong lalu digoreng tanpa perlu dicuci.

Namun untuk pisang cavendish memerlukan proses pencucian agar ketika digoreng pisang tidak hancur.

"Memang pada dasarnya pisang cavendish lebih enak jika langsung dikonsumsi buahnya. Namun jika dibikin keripik, untuk kualitas rasanya tidak kalah dengan keripik pisang kepok," sebutnya.

Kebun pisang miliknya ini tidak hanya mendatangkan cuan bagi Welly. Tapi juga membantu warga sekitar.

Sebab, dia bisa merekrut warga sekitar untuk merawat kebunnya.

‘’Kami juga bisa mempekerjakan warga untuk membantu memproduksi keripik pisang meski tidak berlangsung setiap hari,’’ sebutnya.

‘’Untuk pisang cavendish kami setor perusahaan besar, sedangkan keripiknya kami jual jika ada permintaan,’’ pungkasnya. (osi/aan)

Editor : Mizan Ahsani
#keripik #usaha #pisang #madiun #cavendish