MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Mundurnya Airlangga Hartarto dari posisi ketua umum (ketum) Partai Golkar dipastikan tak berpengaruh ke daerah.
Khususnya rekomendasi bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) Pilkada 2024.
“Insya Allah tidak ada dampaknya, surat keputusan (SK) yang ditandatangani Ketum Airlangga Hartanto tetap berlaku," kata Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun Mujono, Rabu (14/8).
Seperti diketahui, SK rekomendasi Partai Golkar telah dikantongi pasangan Harmonis (Hari Wuryanto-Purnomo Hadi).
SK tersebut diterimakan pada 4 Agustus lalu di DPD Golkar Jawa Timur.
Siapapun nantinya yang akan ditunjuk menjadi ketum atau pelaksana tugas ketum tentunya tidak terpengaruh pada rekom atau SK yang sudah diberikan ke pasangan calon kepala daerah.
“Jadi Golkar itu partai yang dewasa tidak tergantung pada siapa orangnya, tapi sistem sudah terbangun," tuturnya.
Mujono juga memastikan pihaknya sudah matang mengusung pasangan Harmonis.
Rekomendasi paslon bakal kepala daerah yang sudah diterima akan tetap dipakai untuk pendaftaran ke KPU setempat.
"Dalam waktu dekat ini akan kami deklarasikan bersama parpol lain yang sama-sama mengusung Harmonis," ucapnya.
Selain Golkar, pasangan Harmonis hingga saat ini sudah mengantongi beberapa SK rekomendasi dari parpol lain. Seperti PKB, PKS dan Hanura.
‘’Mungkin nanti juga Gerindra, tapi kita tunggu saja, kami hormati masing-masing induk partai, karena yang punya kebijakan DPP, DPD hanya pelaksana," tambahnya. (ryu/aan)
Editor : Mizan Ahsani