Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pemdes Dimong di Madiun Gelar Pagelaran Wayang, Lestarikan Seni Budaya saat Bersih Desa

Dwi NR Diliana • Kamis, 22 Agustus 2024 | 20:30 WIB
SENI BUDAYA: Suasana pagelaran wayang kulit di Dusun Babadan, Desa Dimong. (PEMDES DIMONG/RADAR MADIUN)
SENI BUDAYA: Suasana pagelaran wayang kulit di Dusun Babadan, Desa Dimong. (PEMDES DIMONG/RADAR MADIUN)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Ratusan warga Desa Dimong larut dalam hajatan nyadran alias bersih desa.

Acara yang berlangsung 2 Agustus lalu bertujuan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan YME, sekaligus melestarikan budaya.

''Nyadran digelar di punden Tapan, Makam Mbah Pojok di Dusun Babadan, Sumur Kawak Dusun Dimong dan Masjid Al Muhajirin Dusun Kopen,'' Kata Kades Dimong Sudjarwo.

Sudjarwo menjelaskan nyadran merupakan tradisi tahunan yang tetap dilestarikan hingga sekarang. Pagelaran wayang turut dilangsungkan dalam kesempatan ini.

Dalam acara tersebut, setiap warga yang datang membawa ambeng berisi aneka makanan.

Para warga desa sangat antusias dalam mengikuti acara tersebut. Selain untuk berdoa, acara tersebut juga sebagai wadah menjalin silaturahmi antar warga.

''Selain menambah tali silaturahmi antar warga, kegiatan ini juga sebagai sedekah bumi, karena alhamdulillah hasil pertanian di Desa Dimong tahun ini bisa melimpah,'' terangnya.

Selanjutnya, pada 10 Agustus lalu digelar pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Akbar dari Nganjuk.

Setelah itu dilanjutkan pada 18 Agustus.

Rangkaian acara bersih desa ditutup dengan bersalawat bersama Kiai Sofyan atau Mbah Jambrong bertempat di Masjid Al Muhajirin Dusun Kopen.

''Rangkaian kegiatan ini sebagai upaya desa dalam pelestarian budaya yang terus dijaga sekaligus wujud syukur masyarakat desa setempat,'' ungkapnya. (bri/prog/aan)

Editor : Mizan Ahsani
#seni #Pemdes #budaya #madiun #wayang #bersih desa