Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Sejak April, Debit Air Waduk Dawuhan di Madiun Sudah Susut 3 Juta Meter Kubik

Dian Rahayu • Rabu, 28 Agustus 2024 | 13:00 WIB
SUSUT: Volume air Waduk Dawuhan menyusut drastis, terlihat perahu milik warga terparkir di pinggir bendungan, Senin (26/8). (DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN)
SUSUT: Volume air Waduk Dawuhan menyusut drastis, terlihat perahu milik warga terparkir di pinggir bendungan, Senin (26/8). (DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Puncak musim kemarau berdampak pada volume air.

Terutama di Waduk Dawuhan, Kecamatan Wonoasri, yang mengalami penyusutan.

“Kalau sekarang sudah susut dan tersisa di 900 ribu meter kubik dengan elevasi 79,60 MDPL atau susut hampir 3 juta meter kubik sejak April lalu,” ungkap Petugas Operasi Bendungan Dawuhan, Agung Wirasat, Senin (26/8).

Dia menjelaskan, kapasitas maksimal daya tampung air di waduk yang ada di Desa Plumpungrejo tersebut mencapai 3,9 juta meter kubik.

Jumlah itu sempat dicapai ketika puncak musim penghujan awal tahun ini.

Namun terus berkurang saat kemarau tiba. Kondisi ini juga diperparah dengan tidak adanya hujan di wilayah Bumi Kampung Pesilat.

‘’Air waduk susut 2-3 sentimeter atau 10 ribu meter kubik setiap hari. Penyusutan paling intens Mei dan Juni lalu,’’ ujarnya.

Meski berkurang, hingga kini pintu air masih tetap dibuka untuk irigasi pertanian di tiga kecamatan sekitarnya.

Berdasarkan rencana tata ruang waduk (RTRW), dimungkinkan penutupan air bakal dilakukan pada Oktober mendatang dan menyisakan sekira 250 ribu meter kubik untuk pemeliharaan waduk. (ryu/aan)

Editor : Mizan Ahsani
#air #kemarau #volume #waduk dawuhan #madiun