MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - HUT ke-23 SMKN 1 Wonoasri berlangsung spektakuler.
Selain menggelar kompetisi dan pameran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), juga hadir penyanyi Niken Salindry, Rabu (28/8) lalu di halaman tengah sekolah.
Tak hanya murid dan guru, terdapat pula alumni yang ikut serta meramaikan rangkaian hari jadi.
''HUT ke-23 ini istimewa karena bisa dirayakan dengan meriah, terlebih bisa mendatangkan Niken Salindry yang bertujuan menginspirasi siswa kami, karena di usianya yang masih belia bisa sukses," ujar Kepala SMKN 1 Wonoasri Wiwik Wiyati.
Dalam acara pentas seni itu juga digelar pengukuhan ikatan alumni. Keberadaannya penting untuk menjembatani antara pihak sekolah dengan para alumni.
"Wadah silaturahmi antar alumni dan sekolah, nantinya bisa saling support antar alumni agar bisa saling membantu satu sama lain," terangnya.
Sekolah dengan julukan SMK Pink tersebut menggelar berbagai kegiatan HUT sejak Jumat (23/8) lalu hingga hari ini (30/8).
Seperti olahraga tradisional yang diikuti guru dan siswa, serta Job Fair yang melibatkan 23 perusahaan itu diikuti ratusan alumni yang apply dan langsung tes serta wawancara.
Tujuannya untuk membantu pemerintah dalam memberikan kesempatan bekerja.
Juga ada workshop literasi digital, pentas seni dan pengukuhan alumni.
Hingga pawai budaya dengan rute sejauh 3 kilometer. "Rangkaian HUT ditutup dengan istighosah dan salawat bersama, tujuannya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan para siswa," bebernya.
Wiwik berharap, SMK Pink bisa mencetak SDM unggul berkompetensi global dan mampu bersaing mengikuti perkembangan zaman.
"Mudah-mudahan bisa lebih baik lagi, terus menjadi pilihan dan kepercayaan masyarakat. Kami berupaya memberikan pelayanan yang optimal bagi siswa agar bisa BMW (Bekerja Melanjutkan Berwirausaha, red)," tuturnya.
Kacabdindik Wilayah Madiun-Ngawi Lena yang ikut hadir pada puncak HUT SMK Pink tersebut mengapresiasi kinerja dan dedikasi dari seluruh warga sekolah.
Karena terus berusaha keras dan berinovasi mengembangkan sekolah ini menjadi SMK Pusat Keunggulan (SMK PK).
"Semoga, SMKN 1 Wonoasri bisa lebih baik lagi, apalagi sudah berhasil menjadi SMK PK. Tentu ini dapat menginspirasi sekolah lain. Serta terus meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak agar bisa memastikan lulusannya siap kerja dan siap bersaing di pasar kerja," pesannya.(bri/aan/*)
Editor : Mizan Ahsani