MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban - Pemdes Klumpit serius menghidupkan kembali wisata Kali Mati.
Dulunya, lokasi tersebut merupakan wisata unggulan di desa itu. Tepatnya di RT 1/RW 1, Desa Klumpit.
Sebagai daya tarik utama, di tempat tersebut kini dibangun gantangan burung atau tempat untuk menggelar lomba burung kicau.
Pembangunan itu merupakan usulan dari masyarakat sekaligus merespon tingginya animo para kicau mania di wilayah tersebut.
‘’Selain sebagai daya tarik mendatangkan pengunjung dari luar desa, gantangan ini juga sebagai sarana menghidupkan UMKM untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” ujar Kades Klumpit Sugiono.
Dia menjelaskan, pembangunan sudah dilakukan Juli lalu dengan alokasi anggaran Dana Desa (DD) 2024 sebesar Rp 30 juta.
Total terdapat 50 nomor gantangan yang disediakan.
’’Gantangan ini diharapkan mampu menjadi ajang silaturahmi dan promosi potensi wisata desa, karena saya lihat pesertanya tidak hanya dari kabupaten saja tapi juga Kota Madiun dan Ngawi,’’ terangnya.
Kasi Pemerintahan Desa Suko Indro Karsono mengatakan, kegiatan gantangan dilaksanakan setiap Jumat sore, saat ini sudah berjalan tiga minggu.
Nantinya bakal banyak kegiatan untuk para kicau mania di lokasi tersebut.
‘’Untuk peresmiannya akan kami gelar 1 Desember mendatang. Harapan kami bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga serta meningkatkan pendapatan asli desa,’’ pungkasnya.(bri/aan/*)
Editor : Mizan Ahsani