Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Ular Sanca 2,5 Meter Bersembunyi di Parit Dekat Sekolah, Diduga Makan Unggas Milik Warga

Dian Rahayu • Selasa, 15 Oktober 2024 | 15:27 WIB

 

DIEVAKUASI: Petugas Damkar berhasil mengevakuasi ular sanca yang berada di parit pemukiman warga Desa Mruwak. (DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN)
DIEVAKUASI: Petugas Damkar berhasil mengevakuasi ular sanca yang berada di parit pemukiman warga Desa Mruwak. (DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Warga dan penghuni sekolah dasar di Desa Mruwak, Kecamatan Dagangan mendadak heboh.

Warga menemukan seekor ular sanca di parit tak jauh dari sekolah.

Mereka langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran setempat untuk minta bantuan mengevakuasi ular tersebut.

“Tadi sekitar 08.00 ada yang tahu ular sanca di parit ini, saya coba tarik ularnya keluar tapi tidak kuat akhirnya minta bantuan,” ujar Abdul Rosyid, warga setempat, kemarin (14/10).

Menurutnya, lokasi keberadaan ular yang cukup dekat dengan lingkungan salah satu sekolah dasar cukup mengkhawatirkan.

Jika tidak segera dievakuasi dapat membahayakan para siswa yang kerap bermain di lokasi tersebut.

“Memang sering ada ular di sini, tapi yang besar ini baru kali ini, kemungkinan habis makan ayam milik warga karena kondisi perutnya besar,” katanya.

Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Madiun pun langsung menuju lokasi.

Dengan menggunakan alat capit dan linggis, dua personel yang diterjunkan langsung mengevakuasi ular tersebut.

“Panjangnya ini sekitar 2,5 meter, sempat kesulitan karena ular masuk ke lubang di parit dan kondisi perutnya besar menyulitkan untuk ditarik keluar,” jelas Amru Al Mutasim, petugas damkar.

Baca Juga: Pemdes Ngompro Tuntaskan Pavingisasi dan TPT, Juga Beli Tanah untuk TPU Baru

Amru mengatakan belakangan pihaknya sering mendapat laporan mengevakuasi ular.

Mayoritas jenis ular sanca seperti yang baru saja dievakuasinya tersebut.

“Sering ada laporan seminggu bisa satu sampai dua kali, rata-rata evakuasinya di kandang waktu ular mencari makan dengan memakan unggas warga,” tuturnya.

“Mungkin karena musim panas jadi ular banyak yang keluar dari sarang,” tandas Amru. (ryu/aan)

Editor : Mizan Ahsani
#ular #evakuasi #damkar #madiun #Sanca