MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kerusakan Jembatan Mojopurno, Kecamatan Wungu ternyata cukup parah.
Jembatan penghubung antara kabupaten dan kota tersebut mengalami lendutan pada bagian balok konstruksinya, kondisi ini menyebabkan sisi utara jembatan ambles.
"Keretakannya cukup lebar dan bisa dilihat secara kasat mata. Tentunya ini sangat rawan jika dilalui kendaraan bisa runtuh, sehingga harus dilakukan pembatasan," ujar Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun Anang Tri Cahyono.
Menurut Anang, struktur atas lantai jembatan dan konstruksi besi sudah mengalami penurunan sekitar 20 sentimeter dari bentuk semula.
Kerusakan ini membuat lalu lintas terganggu.
Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun dan Polsek Wungu telah memasang rambu serta garis polisi, pun kendaraan yang diperbolehkan melintas hanya yang ringan saja.
"Sudah kami usulkan kepada Pj Bupati Madiun untuk mendapatkan arahan lebih lanjut, target kami sesegera mungkin diperbaiki karena jalur tersebut menjadi jalur utama akses warga antar kabupaten dan kota," beber Anang.
Selain rusak akibat diterjang luapan air sungai, umur Jembatan Mojopurno memang sudah cukup lama sehingga perlu adanya rehabilitasi.
"Kalau berdasarkan kajian, Jembatan Mojopurno harus dilakukan penggantian total dan dibongkar atau diganti jembatan baru," pungkasnya. (ryu/aan)
Editor : Mizan Ahsani