Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Panen Raya Durian di Segulung Madiun, Banyak yang Datang Jauh-Jauh dari Luar Daerah

Dian Rahayu • Selasa, 21 Januari 2025 | 01:30 WIB
PANEN RAYA: Pembeli menikmati kelezatan buah durian asal Desa Segulung, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.
PANEN RAYA: Pembeli menikmati kelezatan buah durian asal Desa Segulung, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Penggemar buah durian ramai-ramai mendatangi Desa Segulung, Kecamatan Dagangan.

Mereka berbondong-bondong naik ke lereng Gunung Wilis untuk memburu buah durian yang saat ini sudah memasuki musim panen raya.

Seperti dilakukan Betty Wuryandari, pengunjung asal Mlarak, Ponorogo. Dia sengaja datang ke Desa Segulung untuk mencari dan menikmati buah durian.

Menurutnya, buah durian di desa tersebut terkenal enak dan khas serta lengkap dari jenis premium hingga lokalan.

“Ini pertama kali datang, katanya sentranya durian, terus coba yang lokal dan jenis montong, rasanya mantap tidak mengecewakan,” katanya kepada Radar Madiun.

Hal serupa juga diungkapkan Musirin, pengunjung asal Bojonegoro.

Ia rela mendatangi langsung salah satu pondok durian di Desa Segulung untuk merasakan langsung sensasi buah yang memiliki kulit berduri itu.

Menurutnya, meski jenis lokal namun durian asal Segulung tersebut sangat enak dengan memiliki daging lembut, tebal, tidak berserat, serta legit dan ada manisnya pas.

“Kami setiap tahun pasti cari durian ke Segulung karena buahnya enak. Tidak ada yang mengecewakan. Ada manis, legit atau pahit,” ujarnya.

“Paling suka yang lokalan, harganya juga terjangkau pun setiap dibuka pasti buahnya bagus semua,” tutur Musirin.

Camat Dagangan Tarji menyebutkan sedikitnya ada lima desa penghasil buah durian di ketinggian 500 MDPL.

Mulai dari Segulung, Padas, Ngranget, Mendak dan Tileng.

Jumlah pohon durian di kelima desa tersebut mencapai ribuan dengan setiap rumah minimal terdapat 10 pohon buah durian.

“Kami berkomitmen menjadikan Segulung ini sebagai wisata agro durian, jadi petani di lima desa ini mengumpulkan hasil duriannya di desa ini,” terangnya.

“Kami sudah menyiapkan fasilitas akses dengan memperlebar jalan menuju Segulung, sehingga bisa dilewati pengunjung yang menggunakan roda empat,” tandas Tarji.

Ketua Kelompok Tani Durian Winanto menjelaskan, ada sejumlah jenis durian yang disediakan.

Di antaranya durian lokal, lokal kawuk, musang king, montong, bawor, hingga duri hitam.

Untuk harganya pun bervariasi tergantung jenis dan kualitas buah, mulai dari terendah Rp 25 ribu sampai ratusan ribu per kilogramnya.

“Paling banyak dicari itu kalau lokal ada kawuk dan premium itu yang musang king atau bawor,” bebernya.

“Setiap hari pasti ramai dari luar daerah, diperkirakan panen durian ini akan berlangsung sampai Maret nanti,” pungkas Winanto. (ryu/aan)

Editor : Mizan Ahsani
#panen raya #buah #Segulung #madiun #durian