MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Audisi Festival Dai Cilik Ramadan 2025 resmi dimulai!
Kabupaten Madiun menjadi daerah pertama yang melangsungkan audisi ajang pencarian dai cilik berbakat ini.
Sebanyak 57 peserta dari SD dan MI di Kabupaten Madiun berkompetisi dalam audisi yang digelar di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Madiun, Kamis (6/2).
Salah satu peserta audisi, Brilian, siswa SD Kuwu 2, mengaku sangat antusias mengikuti ajang ini.
Ia memilih tema kegiatan positif anak kelas V dalam ceramahnya.
“Senang sekali bisa ikut audisi ini. Saya sudah mempersiapkan diri selama sepekan untuk tampil sebaik mungkin,” ujarnya dengan penuh semangat.
Dari 57 peserta yang mengikuti audisi ini, hanya lima peserta terbaik yang berhak melangkah ke grand final.
“Para peserta merupakan siswa SD dan MI yang sebelumnya telah melakukan pendaftaran melalui Google Forms,” ujar Dewanti Septianingrum, project officer (PO) event ini.
Audisi ini menghadirkan tiga dewan juri profesional dari berbagai bidang.
Mereka adalah Kusnan (Kantor Kemenag Kabupaten Madiun), Oka Lintang Salsabila (Diskominfo Kabupaten Madiun), dan Arfinanto Arsyadani (Jawa Pos Radar Madiun).
Para juri menilai peserta berdasarkan lima kriteria utama, yakni kedisiplinan, penampilan, penguasaan materi, public speaking, dan kesesuaian durasi.
Setiap peserta diberi kesempatan tampil selama 3–5 menit, membawakan ceramah sesuai tema yang telah dipilih.
Bupati Madiun Dukung Festival Dai Cilik
Festival Dai Cilik Ramadan 2025 mendapat dukungan penuh dari Bupati Madiun terpilih, Hari Wuryanto.
Ia berharap ajang ini dapat menjadi wadah bagi anak-anak untuk berkembang menjadi generasi Islami yang cerdas dan berkarakter.
"Malam-malam hujannya rintik-rintik. Paling enak makan tahu. Selamat untuk para dai cilik, semoga sukses selalu,” ucapnya.
Festival Dai Cilik Ramadan 2025 masih akan berlanjut ke lima daerah lainnya sebelum menuju babak final.
Siapa yang akan menjadi dai cilik terbaik tahun ini? Kita nantikan bersama! (*)
Editor : Mizan Ahsani