Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Madiun Makin Marak, Pemerintah Diminta Bertindak

Dian Rahayu • Minggu, 9 Maret 2025 | 19:16 WIB

 

Ilustrasi perempuan bersedih
Ilustrasi perempuan bersedih

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Hak rasa aman dan nyaman bagi para perempuan dan anak di Kabupaten Madiun perlu diperhatikan lagi. Pasalnya, kasus kekerasan yang dialami perempuan dan anak di Bumi Kampung Pesilat bikin miris. Tidak hanya kasus yang meningkat, banyak yang menjadi korban kekerasan seksual.

“Kalau tahun ini sampai Februari sudah ada 9 kasus, lima kasus kekerasan seksual, dua kasus kekerasan fisik, satu kasus korban tindak pidana perdagangan orang dan satu kasus lainnya,” ungkap Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Madiun Yeni Mayawati, Minggu (9/3).

Pihaknya pun memerinci kasus yang terjadi pada 2024. Menurut Yeni, kasus kekerasan anak dan perempuan yang terjadi tahun lalu mengalami kenaikan 41 kasus dibanding 2023. Dua tahun lalu, hanya terdapat 37 kasus (selengkapnya lihat grafis).

Menurut Yeni, meski ada kenaikan kasus kekerasan yang ditangani P3A, namun hal ini sebagai indikator baik. Artinya masyarakat Kabupaten Madiun sudah mulai sadar dan peduli dengan lingkungan sekitar jika menemui kasus kekerasan segera dilaporkan.

Ini penting agar bisa mendapatkan pendampingan dan perlindungan dari pemerintah daerah. “Kami juga terus berupaya untuk melakukan pencegahan, meski saat ini belum bisa berjalan karena ada kebijakan untuk refocusing anggaran program kerja,” ucapnya.

Adapun program pencegahan yang dilakukan utamanya melakukan sosialisasi antikekerasan perempuan dan anak di sekolah-sekolah. Pihaknya juga menggandeng lembaga kemasyarakatan, lembaga perlindungan desa dan kecamatan untuk menggencarkan pencegahan kekerasan perempuan dan anak. (ryu/aan)

 

Tren Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Kabupaten Madiun

2023 : 37 kasus

2024 : 41 kasus

2025, per Februari : 9 kasus

 

Editor : Hengky Ristanto
#program pencegahan #refocusing anggaran #Kabupaten Madiun #Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak