Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Usai Banjir di Madiun Surut, Guru-Wali Murid Kompak Bersih-Bersih Sekolah dan Jemur Buku Pembelajaran

Dian Rahayu • Selasa, 18 Maret 2025 | 21:00 WIB
KERJA BAKTI: Wali murid bersama guru kerja bakti membersihkan banjir yang merendam SDN Ngadirejo 01 pada Sabtu 15 Maret 2025 lalu.
KERJA BAKTI: Wali murid bersama guru kerja bakti membersihkan banjir yang merendam SDN Ngadirejo 01 pada Sabtu 15 Maret 2025 lalu.

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Aktivitas sejumlah sekolah di Kabupaten Madiun berbeda dibandingkan biasanya.

Pasca banjir, guru dan siswa tidak menggelar kegiatan pembelajaran. Siswa kelas 3-6 bersih-bersih sekolah bersama guru. Sedangkan kelas 1-2 dipulangkan.

‘’Hari ini (kemarin) kegiatan di sekolah full kerja bakti guru, siswa, dan dibantu wali murid,’’ ungkap Kepala SDN Ngadirejo 01 Hesti Hermaningrum, Senin (17/3).

Terlihat guru bersama wali murid bergotong royong. Para ibu-ibu terlihat mengepel dan menyapu lantai.

Sedangkan, laki-laki mengeluarkan satu persatu perabot dari ruang guru dan kelas. Perabot basah itu dijemur bersama alat pembelajaran dan buku-buku.

Saking banyaknya, tak semua buku dijemur di luar. Sebagian dijemur di dalam kelas. ‘’Kalau di luar takut hujan karena cuaca masih tidak menentu,’’ imbuhnya.

Sejatinya, sekolahnya dijadwalkan menggelar Pondok Ramadan hari ini (kemarin).

Lantaran perabotan basah akibat banjir dan harus kerja bakti, kegiatan keagamaan selama bulan puasa itu mau tidak mau diundur hari ini (18/2).

Harapannya bersih-bersih bisa berjalan lancar. ‘’Sehingga besok kami bisa gelar pondok Ramadan seperti yang telah dijadwalkan sebelumnya,’’ tegasnya. 

Terpisah, Plt Sekretaris BPBD Kabupaten Madiun Kukuh Yoso Kuncoro menyebut jika bencana banjir di Bumi Kampung Pesilat telah berakhir.

Genangan air di Desa Garon dan Glonggong, Balerejo sudah surut.

Saat ini petugas masih fokus pada pendataan penyaluran bantuan. ‘’Alhamdulillah, semua sudah surut,’’ tuturnya. (odi/aan)

Editor : Mizan Ahsani
#guru #sekolah #madiun #banjir #buku