MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Truk tangki bahan bakar minyak (BBM) dan dump truck adu banteng pukul 13.30, Selasa (8/4). Sopir dua kendaraan mengalami luka-luka.
Polisi masih mendalami penyebab laka lantas di Jalan Raya Desa Pule, Sawahan, Kabupaten Madiun, itu. ''Suara tabrakannya terdengar keras sekali,'' kata Marsidi, warga setempat.
Dua kendaraan terlibat laka itu meliputi, truk tangki BBM nopol AG 9297 UT yang dikendarai Eko Setiono warga Tulungagung.
Kemudian, dump truck Isuzu 125 PS nopol AE 8164 FF yang disopiri Suwardi asal Desa Kedung Banteng, Pilangkenceng, Kabupaten Madiun.
''Sebelum tabrakan, truk tangki berjalan menggak-menggok,'' ungkap Marsidi.
Dia menyampaikan, truk tangki melaju dari barat. Sementara dump truck, dari arah berlawanan.
''Yang dari timur sudah minggir, tapi tetap tabrakan,'' terang petani yang hendak menanam padi di lahan tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) itu.
Pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti laka adu banteng truk tangki dengan dump truck itu. Olah TKP dilakukan.
Dua kendaraan terlibat diamankan sebagai barang bukti. ''Diduga (sopir truk tangki, Red) mengemudi tidak wajar atau mengantuk,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun Kota Ipda Eko Hartono.
Eko menyampaikan, kedua sopir langsung dibawa ke RSUD dr Soedono. Sopir dump truck patah tulang tangan kanan.
Sementara sopir truk tangki BBM, luka di kepala. ''Meski luka-luka, dua sopir selamat. Saat ini dalam penanganan medis,'' ungkap kanit. (err/den)
Editor : Hengky Ristanto