MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Halal bihalal Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Purnomo Hadi dengan kepala daerah terdahulu belum usai.
Bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Tontro Pahlawanto dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Mas Hari Wur dan Dokter Pur berkunjung ke kediaman mantan bupati Djunaedi Mahendra dan almarhum Bambang Koesbandono Senin (14/4) lalu.
Kunjungan pertama menyasar kediaman Djunaedi Mahendra. Di rumah bupati periode 1998-2003 dan 2003-2008 itu rombongan disambut hangat.
Kepada bupati pencetus Bakti Sosial Terpadu (BST), di momen lebaran tersebut Mas Hari Wur-panggilan akrab Hari Wuryanto menyampaikan permohonan maaf.
Berikutnya memohon doa restu untuk menjalankan kepemimpinan selama lima tahun ke depan.
‘’Bagi kami, selain disiplin dalam bekerja beliau merupakan sosok teladan yang menorehkan jejak pengabdian penuh makna dalam perjalanan kepemimpinan Kabupaten Madiun,’’ ungkap Mas Hari Wur.
Di kediaman almarhum Bambang Koesbandono rombongan juga disambut hangat istri bupati periode 1983 – 1988 tersebut.
Kisah selama masa kepemimpinan Bupati Kosbandono pun banyak diungkap.
Kisah-kisah para bupati terdahulu tersebut, menurutnya menjadi pengingat baginya.
‘’Bagaimana pentingnya merawat nilai kebersamaan, keteladanan, dan semangat pengabdian untuk mewujudkan Kabupaten Madiun yang lebih bersahaja,’’ tegasnya.
Seperti diketahui, kegiatan halal bihalal sebelumnya digelar di kediaman bupati terdahulu yang ada di lingkup Pemkab Madiun pada Jumat (11/4) lalu.
Kala itu, Mas Hari Wur dan rombongan anjangsana ke kediaman bupati dan wakil bupati periode 2008–2013 dan 2013-2018 Muhtarom dan Iswanto.
Mbah Tarom dan Pak Is –sapaan akrab keduanya- mendoakan agar Mas Hari Wur dan Dokter Pur bisa mewujudkan visi dan misi membangun Kabupaten Madiun yang Bersih Sehat dan Sejahtera (Bersahaja) bersama OPD-nya. (odi/aan)
Editor : Mizan Ahsani