Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Madiun Masih Butuh 30 Dapur MBG, Targetkan Bisa Layani 92 Ribu Penerima Manfaat

Dian Rahayu • Senin, 5 Mei 2025 | 02:00 WIB
Madiun masih kekurangan 30 dapur sehat untuk memenuhi kebutuhan makan bergizi gratis 92 ribu penerima manfaat. FOTO: DOK RADAR MADIUN
Madiun masih kekurangan 30 dapur sehat untuk memenuhi kebutuhan makan bergizi gratis 92 ribu penerima manfaat. FOTO: DOK RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dikembangkan Pemkab Madiun.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyambut positif pelaksanaan dapur MBG perdana di wilayahnya.

Menurutnya, program ini bukan hanya soal gizi, tapi juga strategi memutus rantai kemiskinan secara langsung.

“Kalau kata Bu Nanik, ini jalan tol untuk pengentasan kemiskinan,” ujar Mas Hari, sapaan akrabnya, saat meninjau dapur MBG di wilayah Kecamatan Kebonsari.

Saat ini, Kabupaten Madiun memiliki sekitar 92 ribu penerima manfaat program MBG.

Mereka terdiri dari siswa PAUD hingga SMA/MA, santri pondok pesantren, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Untuk melayani jumlah itu, dibutuhkan sedikitnya 36 dapur MBG. Namun, hingga kini baru enam dapur yang berdiri.

“Masih kurang 30 dapur lagi. Lokasi-lokasi tambahan sedang kami petakan bersama TNI dan Polri agar segera siap operasional dalam waktu dekat,” terang Mas Hari.

Menurutnya, dampak program MBG sangat luas. Tak hanya memperbaiki gizi, tapi juga menggerakkan roda ekonomi di desa.

“Karena semua dilibatkan, mulai dari petani, peternak, hingga pelaku UMKM. Ini memberi efek ekonomi yang nyata,” pungkasnya.

Editor : Hengky Ristanto
#Makan Bergizi Gratis #Pemkab Madiun #dapur MBG #madiun #Mbg #hari wuryanto